Honda Turunkan Harga City!

Kompas.com - 16/06/2011, 10:43 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.com - Honda Siel Cars India menurunkan harga jual Honda City di India, mulai  Selasa (14/6/2011). Tujuannya, untuk meningkatkan daya saing model  ini di segmennya.

Selama beberapa tahun, Honda City  sempat menjadi puncak pimpinan di segmennya. Namun kondisi mulai berubah ketika Volkswagen memasarkan Vento, Maruti memperkenalkan  SX4 Diesel dan Hyundai  dengan Verna. Tak ketinggalan Ford, juga  sudah mengumumkan bakal memasarkan Fiesta dalam waktu dekat.

Kondisi makin buruk karena City satu-satunya model yang tidak punya varian diesel. Padahal, konsumen di India konsume menyenangi mesin diesel karena konsumsi bahan bakar yang irit serta harga yang lebih murah. Satu-satunya kebijakan yang diambil  agar bisa tetap bersaing, harga City diturunkan  66.000 rupe atau Rp 12,6 juta per unit.

Jnaneswar Sen, Senior Vice President, Sales & Marketing Honda Siel Cars India berkilah tentang penurunan harga ini. “Efisiensi dilakukan dengan memaksimalkan kandungan lokal secara bertahap sejak 2009. Karena sudah mencapai skala ekonomi, kami bisa mengurangi biaya produksi dan langsung berdampak terhadap konsumen," jelasnya.

Penurunan harga ini membuat varian terbawah City menjadi 749.000 rupe (Rp 142,8 juta), beda tipis dengan Jazz X (varian teratas), 756.000 rupe (Rp144,2 juta), menimbulkan masalah baru, mempersulit penjualan  Jazz. Apalagi bila harganya tidak diturunkan. Konsumen bisa saja berpindah ke Citypa dan menyebabkan kanibalisme  pasar.

Di lain, konsumen Honda City yang membeli unit dengan harga lama (lebih mahal) juga  akan mengeluh. Harga bekas aau “second” mobil akan jatuh!

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau