Kondom Cara yang Praktis

Kompas.com - 17/06/2011, 06:36 WIB

TANYA :

Dok, saya dan pasangan dua minggu lagi menikah. Karena alasan studi, kami bermaksud menunda mendapatkan momongan. Hanya saja, kami belum menemukan cara yang cocok dan aman untuk penundaan tersebut. Saya pernah mendengar, bahwa sperma yang produktif adalah yang diproduksi dalam waktu 72 jam.

Pertanyaan saya adalah:  1. Apakah itu berati sperma yang keluar sebelum masa 72 jam berarti tidak produktif. 2. Jika saya dan pasangan sepakat untuk "mengeluarkan" sperma dengan cara non intercrouse, apakah berarti sperma yang keluar beberapa jam setelahnya menjadi tidak produktif, yang berarti tidak bisa membuahi? 3. Kira-kira sistem KB non hormonal apa yang cocok dan aman serta efektif? Terima kasih atas jawabannya...

HANY MA'RIFAH, 22, PONOROGO

 

 

JAWAB :

Sperma yang diejakulasi dalam waktu 3-5 hari setelah ejakulasi terakhir, tergolong dalam keadaan optimal, baik kualitas dan kuantitasnya. Tentu saja kalau dalam keadaan tidak ada gangguan. Tetapi bukan berarti tidak dapat menghamili kalau hubungan seksual dilakukan pada saat subur perempuan.

Mengenai kontrasepsi non hormonal untuk perempuan, sampai saat ini tidak ada, bahkan IUD (alat kontrasepsi dalam rahim) pun juga ada yang mengandung hormon. Hanya kondom perempuan dan kondom pria yang bebas hormon. Tetapi kondom perempuan justru tidak populer dan tidak mudah didapat. Sebaiknya, Anda pertimbangkan menggunakan kondom pria.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau