Musim kemarau

50 Dusun di Temanggung Rawan Kekeringan

Kompas.com - 23/06/2011, 07:24 WIB

TEMANGGUNG, KOMPAS.com — Sebanyak 50 dusun di 25 desa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, rawan kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau 2011.

Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa, politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono di Temanggung, Jumat, mengatakan, 50 dusun tersebut tersebar di 10 kecamatan, yakni Kecamatan Kandangan, Kaloran, Pringsurat, Bejen, Tlogomulyo, Kranggan, Bulu, Tretep, Wonoboyo, dan Parakan.

Pemerintah Kabupaten Temanggung telah menyiapkan 250 tangki air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat setelah mereka mengajukan permintaan air bersih.

"Saat ini, bantuan air bersih belum disalurkan, tetapi segera akan dibagikan apabila ada laporan kekeringan secara tertulis dari desa melalui camat setempat," katanya.

Ia mengatakan, persediaan 250 tangki air bersih tersebut turun dibandingkan pada tahun 2010 yang mencapai 400 tangki.

Namun, katanya, apabila jumlah tersebut tidak mencukupi akan ditambah.

Pengalaman pada 2010, katanya, terdapat surplus anggaran bantuan bencana kekeringan yang telah disiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Surplus tersebut disebabkan musim kemarau 2010 merupakan kemarau basah yang debit air tanah masih tinggi.

"Pada tahun ini diprediksikan terjadi kemarau kering sehingga kemungkinan kebutuhan akan lebih banyak. Kami lihat kebutuhannya nanti. Kalau kurang bisa mengajukan lagi untuk penambahan," katanya.

Secara lisan, katanya, telah ada laporan lima desa yang mengajukan bantuan air bersih, yakni Desa Rowo, Tlogo Pucang, dan Caruban di Kecamatan Kandangan serta Ngadisepi dan Kalibanger di Kecamatan Gemawang.

Ia mengatakan, laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan penyaluran air bersih jika ada pengajuan secara resmi dari kecamatan setempat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau