Tenis wimbledon

Soderling Dipermalukan Petenis Berusia 18 Tahun

Kompas.com - 27/06/2011, 03:43 WIB

London, Sabtu - Petenis Swedia, unggulan kelima sekaligus peringkat kelima dunia, Robin Soderling, secara mengejutkan dipermalukan petenis Australia yang baru berusia 18 tahun, Bernard Tomic, 1-6, 4-6, 5-7 pada putaran ketiga turnamen tenis akbar Wimbledon, Sabtu (25/6).

Dengan kemenangannya itu, Tomic untuk pertama kali sepanjang kariernya berhak tampil di babak 16 besar tunggal putra turnamen tenis Wimbledon.

Empat petenis peringkat teratas putra, yakni Rafael Nadal, Novak Djokovic, Roger Federer, dan Andy Murray, semuanya melaju ke 16 besar.

Di nomor tunggal putri, petenis nomor satu sekaligus unggulan pertama, Caroline Wozniacki, juga melaju ke putaran keempat bersama unggulan kelima, Maria Sharapova.

Tomic yang berperingkat ke-158 dunia tampil lepas dan bersemangat tinggi. Dia mampu mengembalikan servis-servis keras Soderling dengan baik dan agresif menyerang ke depan net.

”Saya benar-benar datang hari ini untuk memberi diri saya kesempatan. Saya merasa bermain rileks pada set pertama. Saya tidak pernah berpikir bisa menang pada awalnya. Namun, melihat permainan saya, saya mulai bertanya kepada diri sendiri dan setelah set pertama itu, banyak pintu lalu terbuka,” kata Tomic.

Petenis Australia itu mampu merebut lima peluang break-point dengan baik. Dia juga memenangi 13 dari 15 pertarungan di depan net.

Kemenangan itu merupakan kemenangan terbesar Tomic sepanjang kariernya sekaligus prestasi untuk pertama kalinya lolos ke putaran keempat sebuah turnamen utama (grand slam).

Dengan kemenangannya atas petenis berperingkat kelima itu, peringkat dunia Tomic akan langsung masuk 100 besar. Peringkat Tomic bisa menjadi ke-72 jika bisa mengalahkan lawannya di putaran keempat, Xavier Malisse dari Belgia.

Malisse, yang semifinalis Wimbledon tahun 2002, melaju ke-16 besar setelah mengalahkan unggulan ke-11, Jurgen Melzer, 7-6, 6-3, 6-0.

Menyusul Nadal yang lebih dulu memastikan ke-16 besar, unggulan kedua, Novak Djokovic, dan unggulan ketiga, Roger Federer, juga belum bisa dihentikan lawan-lawannya.

Djokovic harus bermain empat set dalam waktu 3 jam 15 menit untuk mengatasi perlawanan petenis Siprus, Marcos Baghdatis, 6-4, 4-6, 6-3, 6-4.

Meski Baghdatis bermain lebih baik ketimbang Djokovic, dengan mencetak 40 winner dan 22 unforced error, dibandingkan dengan Djokovic yang membuat 38 winner dan 33 unforced error, petenis Serbia itu mampu merebut empat break-point.

”Melihat permainan saya, saya rasa saya tidak bermain dengan kemampuan terbaik, bermain seperti pada dua putaran pertama. Saya bergerak sangat buruk dan saya tidak merasa enak di lapangan,” kata Djokovic sambil memuji lawannya yang justru dia nilai tampil lebih baik.

Di putaran 16 besar, Djokovic ditantang petenis Perancis, Michael Llodra. Llodra melaju setelah menghentikan petenis Taiwan, Yen Hsun Lu, 6-3, 6-3, 6-1.

Sementara itu, Federer mengatasi petenis Argentina, David Nalbandian, 6-4, 6-2, 6-4 dalam waktu 1 jam, 46 menit.

”Hari ini sebuah penampilan yang secara umum sangat baik dari saya, terutama pada servis-servis saya. Saya pada dasarnya menggunakan semua senjata yang saya punya,” kata Federer.

Di putaran keempat, Federer akan bertemu petenis yang selalu bisa dia kalahkan, Mikhail Youzhny dari Rusia. Youzhny terus melangkah setelah mengalahkan Nicolas Almagro dari Spanyol, 4-6, 6-3, 7-6, 6-3.

Wozniacki vs Sharapova

Di tunggal putri, Wozniacki dan Sharapova tinggal selangkah lagi untuk bertemu pada pertarungan perempat final yang ditunggu-tunggu penggemar tenis dunia.

Sharapova lebih dulu melangkah ke 16 besar setelah mengalahkan petenis Ceko, Klara Zakopalova, 6-2, 6-3. Zakopalova, yang pernah mengalahkan Sharapova delapan setengah tahun lalu ketika keduanya bertemu di putaran pertama Australia Terbuka 2003 yang merupakan penampilan pertama mereka di turnamen utama, gagal mengulang prestasinya meski sempat memimpin 3-1 pada set kedua.

”Saya sempat kendur pada set kedua, tetapi menemukan cara untuk memenanginya. Tidak diragukan, saya harus semakin meningkatkan diri dengan masuk ke minggu kedua. Para lawan semakin tangguh sehingga Anda harus meningkatkan permainan,” kata Sharapova.

Pada putaran keempat, Sharapova akan berhadapan dengan petenis China, Peng Shuai. Pada tiga pertemuan sebelumnya, Sharapova dua kali menang dan sekali kalah atas Peng.

Sementara itu, Wozniacki konsisten bermain efektif untuk mengatasi petenis Australia, Jarmila Gajdosova, 6-3, 6-2, hanya dalam 66 menit.

Lawan Wozniacki berikutnya adalah Dominika Cibulkova dari Slowakia. Cibulkova mencetak 35 winner dan 12 ace untuk menghentikan Julia Goerges dari Jerman. (AP/Reuters/OKI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau