Turnamen tenis wimbledon

Tomic dan Lisicki Terus Melangkah, Serena Kalah

Kompas.com - 28/06/2011, 03:45 WIB

London, Senin - Dua petenis non-unggulan, petenis muda Australia, Bernard Tomic, dan petenis Jerman, Sabine Lisicki, melangkah ke perempat final turnamen tenis Wimbledon, Senin (27/6). Unggulan pertama putri asal Denmark, Caroline Wozniacki, menyerah dari petenis Slovakia, Dominika Cibulkova.

Menang mudah di set pertama 6-1, Wozniacki terus ditekan oleh unggulan ke-24 ini hingga terjadi tie-break dan menang 7-6 (5). Pada set ketiga, Cibulkova berhasil mematahkan servis Wozniacki pada gim ke-11 dan memenangi set ketiga, 7-5. Di babak delapan besar, Cibulkova akan menghadapi Sharapova yang mengalahkan andalan China, Peng Shuai, dua set langsung.

Tomic yang sebelumnya menyingkirkan unggulan kelima Robin Soderling, kemarin, mengalahkan petenis Belgia, Xavier Mallise, 6-1, 7-5, 6-4. Di babak delapan besar, Tomic akan menghadapi pemenang pertandingan Novak Djokovic (Serbia) melawan Michael Llodra (Perancis), yang saat berita ini dibuat sedang bertanding.

Lisicki yang sebelumnya mengalahkan unggulan ketiga, Li Na, kemarin, menghentikan petenis Ceko, Petra Cetkovska, 7-6, 6-1. Di babak perempat final, Lisicki akan bertarung melawan petenis Perancis, Marion Bartoli. Bartoli tampil penuh semangat dengan servis-servisnya yang keras dan menyasar ke tempat yang sulit dijangkau lawan hingga berhasil memecundangi juara Wimbledon tahun lalu, Serena Williams, 6-3, 7-6.

Di hadapan Pangeran Williams dan istrinya, petenis andalan Inggris Raya, Andy Murray, tampil meyakinkan dan mengalahkan petenis Perancis, Richard Gasquet, 7-6, 6-3, 6-2. Petenis Inggris itu memamerkan servis-servis yang keras dan tajam serta pukulan backhand yang mantap.

Pada perempat final, Murray akan bertarung melawan petenis Polandia, Lukasz Kubot, yang kemarin mengalahkan Feliciano Lopez dari Spanyol. Kubot sementara unggul 6-3, 7-6, 6-7.

Sharapova melaju

Unggulan kelima putri, Maria Sharapova, meneruskan konsistensi permainan baiknya, dengan mengalahkan petenis China, Peng Shuai, 6-4, 6-2.

Sharapova baru bisa mengungguli lawan setelah berhasil memanfaatkan break-point pada gim kesembilan. Petenis Rusia itu pun tidak menyia-nyiakan giliran melakukan servis dan menutup set pertama dengan 6-4.

Pada set kedua, Peng yang kehilangan irama permainan dengan mudah bisa dikendalikan Sharapova. Petenis China itu beberapa kali mencoba kembali ke permainan pada set pertama, dengan banyak memukul voli, tetapi bola-bola pukulannya meluncur deras ke luar lapangan.

Sebaliknya, Sharapova yang kian percaya diri terus menghujani lawannya dengan pukulan-pukulan keras mengarah base line sehingga membuat Peng harus berlari bolak-balik dari sisi lapangan satu ke sisi lain. Penurunan stamina petenis China itu pun terlihat dari akurasi pukulan yang kian menurun.

Pada partai lain, Victoria Azarenka dari Belarusia mengalahkan petenis Rusia, Nadia Petrova, 6-2, 6-2. Petenis Ceko, Petra Kvitova, melaju ke perempat final setelah menang atas petenis Belgia, Yanina Wickmayer, 6-0, 6-2.

Begitu pula petenis Austria, Tamira Paszek, berhasil menembus perempat final setelah mengalahkan petenis Rusia, Ksenia Pervak, 6-2, 2-6, 6-3. Paszek dan Azarenka akan bertarung di delapan besar, sementara Kvitova akan melawan Tsvetana Pironkova, yang menang 6-2, 6-3 atas Venus Williams. (*/OKI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau