KOMPAS.com - Total ada 13 korban tewas dalam sebuah serangan bom bunuh diri di Hotel Intercontinental Kabul, Afganistan. Menurut warta Xinhua pada Rabu (29/6/2011), rincian para korban adalah 7 warga sipil dan 6 pelaku bom bunuh diri tersebut.
Lebih lanjut, menurut Wakil Kepala Kepolisian Kabul Amin Daud, suara tembakan dari arah hotel masih terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu pagi. "Waktu itu, salah satu penyerang masih di dalam hotel," imbuh Daud.
Sementara, Menteri Dalam Negeri Afganistan Bismillah Mohammadi mengatakan kepada wartawan sebelumnya bahwa pertarungan antara militan dan polisi berakhir dengan enam penyerang tewas dan dua polisi menderita luka-luka. Serangan lewat tengah malam itu dimulai pada sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Selasa ketika beberapa pria bersenjata menyerbu Hotel Intercontinental dengan senjata kecil dan granat berpeluncur roket. Baku tembak antara militan dan polisi itu berlangsung selama berjam-jam sampai Rabu pagi.
Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, berbicara kepada media melalui telepon dari lokasi yang dirahasiakan, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Ia mengatakan beberapa pejuang Taliban yang dilengkapi dengan rompi bunuh diri dan senjata ringan menyerbu Hotel Intercontinental dan menimbulkan korban orang asing dan orang Afganistan di sana.
Hotel Intercontinental adalah salah satu akomodasi yang dijaga ketat di Kabul yang sering dikunjungi oleh orang-orang asing dan pejabat Afganistan. Para pejabat memperkirakan bahwa ada 60 sampai 70 tamu yang menginap di hotel yang terletak di atas sebuah bukit yang menghadap ibu kota.
Presiden AS Barack Obama pekan lalu mengumumkan rencana untuk menarik sekitar 10.000 pasukan AS dari Afganistan tahun ini dan 23.000 tambahannya pada akhir September 2012.