Penerbangan

Bandara Tutup, Lion Alihkan Pendaratan

Kompas.com - 30/06/2011, 03:45 WIB

Tangerang, Kompas - Sebanyak 187 penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 770 dari Jakarta tujuan Manado terpaksa mendarat di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Selasa tengah malam. Penumpang terpaksa menginap selama 8 jam di kota itu hingga akhirnya bisa diberangkatkan lagi menuju Bandara Sam Ratulangi, Manado, pada Rabu (29/6) pukul 07.30.

”Penerbangan dialihkan ke Balikpapan karena jam operasional Bandara Manado sudah tutup pukul 23.00. Sementara jika dipaksakan mendarat di Manado malam ini juga, pesawat baru bisa tiba lebih dari pukul 23.00,” kata Kapten Rumiyanto di Balikpapan, Selasa tengah malam.

Rumiyanto mengatakan, keterlambatan perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta berawal dari pembatalan keberangkatan secara mendadak dari seorang penumpang saat semuanya sudah duduk dalam pesawat.

Pramugari dan kapten pilot membatalkan sementara penerbangan karena harus mengeluarkan bagasi penumpang yang membatalkan keberangkatannya.

”Demi menjaga keselamatan penumpang, kami terpaksa harus mengeluarkan bagasi penumpang itu. Awalnya kami mengira butuh 10-15 menit mencari bagasinya, tetapi karena barang itu sulit didapatkan, makanya lama baru pesawat diberangkatkan,” tambah Rumiyanto.

Pesawat, yang seharusnya berangkat pukul 18.00, itu terpaksa baru bisa diberangkatkan sekitar pukul 19.30.

Kejadian pesawat mendarat sementara sebelumnya pernah terjadi pada penumpang pesawat Lion Air tujuan yang sama, sekitar bulan Mei lalu. Saat itu, pesawat mendarat sementara di Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Para penumpang kecewa karena tidak bisa mendarat di Manado pada Selasa malam itu juga.

”Keluarga dari Motoling, Minahasa (perjalanan butuh 4-5 jam dari Motoling ke Manado), sudah datang menjemput, tetapi terpaksa mereka pulang malam itu dengan tangan hampa,” kata Albertus Wongkar (35), salah seorang penumpang.

Meminta maaf

Pihak maskapai penerbangan Lion Air menyalurkan penumpang ke sejumlah hotel dekat bandara itu. Penumpang baru mendapat makan malam pada Rabu sekitar pukul 03.00 dini hari.

Secara terpisah, Direktur Operasional Lion Air Andi Burhan atas nama manajemen meminta maaf kepada para penumpang atas kejadian itu.

”Kami akan mengambil langkah-langkah untuk menghindari terulangnya kejadian serupa,” kata Andi kepada Kompas. (PIN)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau