Riau

International Drug Ring Uncovered in Indonesia

Kompas.com - 30/06/2011, 04:01 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - A police team from the National Police Headquarters have seized 1.5 kilograms of methamphetamine worth Rp3 billion from a narcotic drug ring in Pekanbaru, Riau province.

"The raid at a star-rated hotel in Pekanbaru on Wednesday was carried out following the arrest of an African national, Mr. T on June 9, 2011 in Jakarta," Riau police chief Brig. Gen. Suedi Husein said at a press conference here on Wednesday night.

From interrogation police knew that methamphetamine would be sent through Pekanbaru and based on it a National Police team immediately conducted an operation to uncover the distribution of the narcotic drug.

From the raid at Room Number 302 of Hotel Dyan Graha on Jalan Gatot Subroto from 10am to 5pm on Wednesday the police seized 1.5 kilograms of methamphemtamine, a scale, eight cellphones and two passports, one of them belonging to a Malaysian national as evidence. The police also arrested AD (48) a Malaysian national and H (28), ZN (37), RD (37), ZK (31) all Indonesian citizens.

From the development of the case the police then held two villagers of Siak district, Riau, who worked in an Ocean passenger ship company, namely DD (49) and AM (53) and a cash money worth Rp10 million.

"The two were held because they helped pass the meth from the check of officers at Sungai Apit port in Siak," he said.

Senior Commissioner of the National Police said the suspects arrested are part of the African and Asian international narcotic drugs distribution network.

"They are part of narcotics syndicates in Africa and Asia and the meth entered Indonesia after a transit in Johor, Malaysia."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau