Venezuela

Chavez Pulang Disambut bagai Pahlawan

Kompas.com - 06/07/2011, 03:28 WIB

Caracas, Selasa - Presiden Venezuela Hugo Chavez disambut bagai pahlawan oleh ribuan pendukungnya saat kembali ke negaranya, Senin (4/7). Chavez pulang setelah selama tiga pekan menjalani perawatan dan operasi pengangkatan tumor kanker di Havana, Kuba.

Mengenakan seragam tempur dan baret merah dari masanya sebagai tentara, Chavez terlihat tegar saat berbicara dari balkon istana kepresidenan Miraflores di Caracas. Ia melambaikan tangan kepada massa dan mengacungkan tinjunya.

Presiden yang berkarisma itu berpidato dengan penuh semangat walau suara kerasnya kadang melemah.

”Kita juga akan memenangi pertempuran untuk hidup ini,” kata Chavez. ”Kita akan hidup! Kita akan menang!”

Namun, kata-katanya sendiri mengungkapkan bahwa dia harus berjuang untuk pulih sepenuhnya dalam pekan-pekan mendatang.

Menteri Dalam Negeri Tareck El Aissami mengatakan, presiden akan harus cukup istirahat untuk memulihkan diri. ”Tetapi, itu tak berarti aksi pemerintah revolusioner akan melambat,” katanya kepada wartawan.

Setelah tiba dari Kuba Senin dini hari, Chavez (56) beristirahat seharian sebelum muncul di balkon istana.

Selama tiga pekan terakhir situasi politik Venezuela gamang. Kembalinya Chavez mengubah lagi dinamika politik lagi di negeri itu setelah politisi dari kubu pemerintah dan oposisi bersiap menghadapi ketidakhadirannya selama berbulan-bulan.

Kepulangan Chavez yang tiba- tiba adalah ciri khas pemimpin beraliran kiri itu, dan mengirim pesan yang jelas bahwa dia masih memegang kendali. Saat dirinya berada di Kuba, ketidakpastian melanda Venezuela, baik mengenai kondisinya maupun apa yang terjadi kalau kanker memaksa Chavez mundur dari kekuasaan.

Rinci

Chavez menyampaikan hal itu secara langsung, termasuk rincian mengenai penyakitnya saat berbicara kepada massa yang menyemut sampai berblok-blok jalan dari Istana Miraflores. Ia memeluk dua putrinya, Maria dan Rosa, di balkon. Ia juga ditemani dua cucunya dan saudaranya, Adan.

Chavez berpidato selama 34 menit. Dia baru berhenti setelah salah seorang putrinya mengingatkan perintah dokter untuk beristirahat dan tidak berpidato lama seperti kebiasaannya.

Chavez yang populis dan yang menasionalisasi banyak industri itu tiba di negaranya tepat waktu untuk menghadiri peringatan hari kemerdekaan Venezuela ke- 200 dari penjajahan Spanyol.

Pendukungnya seharian turun ke jalan-jalan di Caracas menyerukan, ”Dia kembali! Dia kembali!” Walau pendukungnya bergembira, kondisi Chavez yang sebenarnya tak jelas. Ia mungkin akan menghadapi perawatan jangka panjang, menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuannya menghadapi pemilu 2012.(AP/Reuters/DI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau