London, Selasa
Beberapa pengamat menganggap kemenangan Ferrari adalah sebuah keberuntungan karena buruknya kinerja tim Red Bull saat menangani mobil Sebastian Vettel di pit-stop kedua. Namun, ketua tim Ferrari, Stefano Domenicali, menepis anggapan itu.
”Sejujurnya, perlombaan kemarin berlangsung dengan baik. Kami sangat kuat. Tanpa kesalahan dari tim Red Bull di pit-stop, kami tetap akan menang,” kata Domenicali, Selasa (12/7), di London.
Pelarangan penggunaan mesin elektrik untuk memperlancar pembuangan gas dan mendapat tambahan daya aerodinamis juga sempat dituding memperlambat tim Red Bull sehingga memungkinkan Alonso untuk menang.
Namun, pebalap tim McLaren, Lewis Hamilton, mengatakan, pelarangan itu tidak memengaruhi laju Vettel dan rekan setimnya Mark Webber. Larangan itu juga tidak memengaruhi kecepatan Alonso di Silverstone.
Keberuntungan memang tidak tepat dituding sebagai pendukung kemenangan Alonso. Pada kenyataannya, Alonso menjadi juara di Silverstone dengan selisih waktu lebih dari 16 detik dari Vettel yang menjadi juara kedua.
Di sisi lain, Alonso juga hampir dapat melewati Vettel dan menjadi juara di Seri Monaco dan Kanada. Di Monaco, Alonso hampir melewati Vettel, tetapi perlombaan harus dihentikan karena kecelakaan beruntun.
Di Kanada, Alonso juga hampir mendahului Vettel jika tidak bersenggolan dengan Jenson Button dan perlombaan dihentikan karena hujan deras.
Dunia balap memang tidak mengenal istilah jika atau seandainya. Namun, penampilan Alonso di beberapa seri sebelumnya membuktikan, dirinya pantas juara di Silverstone.
Domenicali mengatakan, kinerja mobil mereka selalu bagus di semua kondisi, pekan lalu. Saat basah maupun kering, dengan ban lunak atau keras, mobil Ferrari tetap tampil prima.
Kondisi ini diharapkan dapat terus meningkat dan membuat Ferrari dapat meraih prestasi maksimal. Apalagi, masih ada 10 seri lagi yang akan digelar sampai Seri Brasil di bulan November.
Kewaspadaan terhadap bangkitnya Ferrari menghinggapi Vettel. Melihat betapa cepatnya Alonso di Silverstone membuat Vettel mendesak timnya merespons perubahan Ferarri.
”Balapan kemarin cukup berat dan Ferrari yang dikendarai Alonso sangat cepat. Kami menerima kekalahan ini dan membuat kami belajar untuk meningkatkan kinerja mobil,” kata Vettel, yang masih memimpin klasemen sementara dengan 204 poin, diikuti Webber (124 poin), dan Alonso (112 poin).