Pamekasan

Sekolah Negeri Boleh Tarik Uang Gedung

Kompas.com - 13/07/2011, 18:07 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Sekolah negeri di Pamekasan masih menarik sumbangan uang gedung kepada peserta didik baru dengan alasan untuk perbaikan gedung sekolah. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan Achmad Hidayat menjelaskan, pihaknya tidak melarang sekolah menarik sumbangan uang pembangunan dengan catatan harus mendapatkan persetujuan orang tua siswa.

"Yang kedua, penarikan sumbangan uang gedung itu, harus berdasarkan persetujuan dari bupati," kata Achmad Hidayat, Rabu (13/7/2011), di Pamekasan, Jawa Timur.

Jika penarikan sumbangan uang gedung atau uang pembangunan tersebut tidak mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak, yakni para wali murid dan Bupati Pamekasan, tergasnya, hal itu tergolong pelanggaran. Menurut Achmad, pemerintah selama ini memang mengalokasikan anggaran untuk perbaikan gedung sekolah, baik pemerintah daerah, provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Akan tetapi, kata dia, anggaran yang dialokasikan sangat minim dan belum mampu memenuhi kebutuhan lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Pamekasan. "Dana untuk perbaikan dan penambahan gedung baru selama ini terbatas," ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya sengaja tidak menyampaikan surat edaran larangan penarikan uang gedung kepada lembaga pendidikan negeri di bawah naungan Disdik Pamekasan, sebagaimana dilakukan Disdik lain di Madura, seperti di Kabupaten Bangkalan.

Meski demikian, kata Achmad, Disdik tetap meminta kepada pihak sekolah agar tidak terlalu memaksa kepada siswa yang tidak mampu untuk membayar sumbangan uang gedung.

"Sekolah harus tetap memberi kesempatan kepada keluarga miskin. Jangan sampai ada orang tua yang mengeluarkan anaknya hanya karena tidak mampu membayar uang sekolah," paparnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau