Musik

Bekasi Jazz Festival Diikuti 74 Musisi

Kompas.com - 14/07/2011, 15:22 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Sebanyak 74 musisi jazz Indonesia dan luar negeri dipastikan tampil dalam Bekasi Jazz Festival di Kota Bekasi, 8-9 Oktober 2011.

Demikian diutarakan oleh penggagas dan Chairman Bekasi Jazz Festival, Yoyok Carry Riyanto, Kamis (14/7/2011).

Sejumlah musisi senior yang menyatakan diri akan tampil yakni Benny Likumahuwa, Ireng Maulana, dan Cendy Luntungan. Ada pula pelantun Nania dari Indonesia Idol.

Musisi yang juga akan tampil ialah Idang Rasjidi, Indro Hardjodikoro, Dira Sugandi, Maliq&D'essentials, Syaharani, dan band-band jazz setempat.

Adapun band-band mancanegara yang akan tampil, lanjut Yoyok, ialah Logic (Australia), Kyoto Jazz Massive dan Galaxy Big Band (Jepang), Gilgamesh (Mesir), dan MYMP (Filipina).

"Kami ingin menyuguhkan lightjazz sebagai hiburan alternatif yang cerdas untuk masyarakat," kata Yoyok.

Dalam Bekasi Jazz Festival yang bertema Great Jazz Great Nation itu, musisi terutama dari mancanegara diminta memainkan lagu-lagu daerah Indonesia.

Ireng, Benny, dan Cendy mendukung pelaksanaan Bekasi Jazz Festival untuk mengangkat citra dan memperkenalkan Bekasi. "Patut dibanggakan bahwa Bekasi bisa menggelar festival jazz yang besar," kata Ireng yang dikenal ikut memotori JakJazz dan JavaJazz.

"Kami juga ingin mengatakan bahwa jazz sebenarnya tidak ruwet, tidak rumit, tetapi indah dan enak dinikmati," kata Benny menambahkan.

Yoyok mengatakan, prihatin banyak orang mengenal Bekasi sekadar penyangga Jakarta yang macet, kurang becus mengolah sampah, susah air, dan banyak kejahatan. Untuk itu, festival jazz nanti juga ingin memberi gambaran lain bahwa Bekasi tidak selalu buruk.

Nania menilai Bekasi Jazz Festival bisa menjadi pemuas musisi jazz yang mungkin capek menghadapi situasi pasar, yang menuntut lahirnya produksi musik yang tidak sesuai dengan isi hati sang musisi.

Untuk menggelar Bekasi Jazz Festival, menurut Yoyok, menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar dari sponsor, kocek pribadi, dan mungkin bantuan. Dana besar itu untuk menjamin pelaksanaan festival lancar dan memuaskan penonton, musisi, dan pendukung.

"Kami belajar dari pelaksanaan tahun sebelumnya dan ingin lebih sukses," kata Yoyok, yang pernah 22 tahun sebagai pembetot bass di Elfas Big Band.

Bekasi Jazz Festival akan digelar di atap (dua panggung) dan di dalam (dua panggung) Bekasi Square. Kapasitas areal festival mampu menampung 15.000 pengunjung.

Namun, panitia tidak ingin muluk-muluk dengan target penonton. Mereka berharap bisa menggaet 6.000 penonton pada 8 Oktober 2011 dan 6.000 penonton pada 9 Oktober 2011.

"Tiket untuk remaja dan pelajar akan lebih murah agar terjangkau, sebab memang tujuan kami juga mempopulerkan jazz di kalangan anak muda," kata Yoyok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau