BANDUNG, KOMPAS.com — Tim pemusatan latihan nasional (pelatnas) sepatu roda memulai persiapan menghadapi SEA Games XXVI/2011 sejak awal Mei di lintasan Taman Saparua. Namun, ternyata lintasan yang digunakan bukan seperti spesifikasi yang bakal dipakai bertanding nanti.
Ditemui di sela sesi latihan, Bayu Bimantoro, pelatih tim pelatnas, mengungkapkan bahwa pertandingan akan dilakukan pada dua lintasan, yakni 400 meter aspal dan 200 meter beton berbentuk banked track atau miring seperti halnya velodrome sepeda. Namun, yang ada di Taman Saparua adalah lintasan 200 meter dari aspal dan rata.
"Hanya ini lintasan yang tersedia. Di Semarang sebetulnya ada, tapi kondisinya kurang baik dan belum memenuhi standar internasional," katanya di sela latihan, Jumat (22/7/2011).
Komandan Pelatnas SEA Games untuk sepatu roda, Fitra Tara Mizar, mengungkapkan bahwa seharusnya lintasan yang nanti dipergunakan bertanding di GOR Jakabaring, Palembang, sudah siap. Namun, kunjungan ke Palembang tiga hari sebelumnya menghasilkan hal mencengangkan sekaligus miris.
"Ternyata baru 10 persen rampung. Di sana masih berupa tanah yang dipatok-patok," katanya.
Padahal, katanya, cabang olahraga ini dipertandingkan pada hari kedua SEA Games atau 12 November 2011. Bahkan, dua hari sebelumnya, dia menemui kontraktor proyek pembangunan untuk berkonsultasi secara teknis, misalnya jenis pelapis lintasan hingga kondisi beton.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang