Resep Alami Redakan Gangguan Perut

Kompas.com - 26/07/2011, 11:38 WIB

KOMPAS.com — Apakah Anda sering mengalami perut terasa berat, sering bersendawa, kembung, atau terasa panas? Keadaan seperti itu sering kali berhubungan dengan gangguan pencernaan, dan ketika menyerang membuat Anda menjadi tidak nyaman dan mengganggu aktivitas.

Gangguan pencernaan sering kali berkaitan dengan kebiasaan makan yang tak sehat dan tingkat stres yang mengakibatkan sekresi cairan perut yang tidak menentu. Saat situasi ini datang menghampiri, Anda tidak perlu terburu-buru ke toko obat untuk membeli antasida untuk mengatasinya.

Ada baiknya Anda mencoba sejumlah resep alami berikut ini. Sepuluh resep berikut ini dapat meringankan keluhan pada pencernaan Anda.

1. Lemon dan jahe

Ini  adalah resep paling sederhana dan bahan-bahannya tersedia di rumah Anda. Yang Anda butuhkan adalah dua sendok makan jus lemon, jahe, dan madu lalu dicampur dengan segelas air hangat. Minum ramuan ini setelah makan.

2. Jeruk

Jika Anda berpikir resep di atas sulit, cobalah memakan jeruk setelah makan. Para ahli mengatakan, memakan jeruk dapat memberikan istirahat pada organ-organ pencernaan dan dapat memberikan gizi yang cukup.

3. Anggur

Siapa yang dapat menduga adanya hubungan antara buah anggur dan kesehatan pencernaan? Anggur ternyata adalah buah lezat yang dikenal dapat menghilangkan iritasi pencernaaan dan lambung.

4. Lemon

Jika Anda mencari pencegahan, meminum air lemon hangat sebelum makan adalah hal terbaik. Campurkan satu sendok makan jus lemon ke dalam segelas air hangat dan minumlah sebelum makan. Seperti Anda ketahui, air lemon hangat dapat mencegah gangguan pencernaan akibat asam. Jus lemon membantu menyembuhkan gangguan percernaan karena dapat melawan bakteri.

5. Bawang putih dan kedelai

Setiap kali  merasa perut tidak nyaman, ambillah minyak kedelai dan bawang putih lalu pijat perut Anda secara perlahan. Biarkan minyak meresap melalui kulit. Hal ini juga memberikan bantuan instan dari gangguan perncernaan.

6. Soda

Ambil sesendok makan soda dan campurkan dalam segelas air lalu Anda minum. Soda  akan membantu mengurangi nyeri perut dan gangguan pencernaan.

7. Ketumbar

Campurkan beberapa biji jinten dan ketumbar ke dalam segelas air. Lalu tambahkan sedikit garam ke dalam jus tersebut. Anda juga dapat mencoba mencampur 2 sendok teh ketumbar, 1 sendok teh jahe, kapulaga, dan segelas air.

8. Es batu

Dokter menyarankan meletakkan kantong es pada perut Anda yang sedang bermasalah selama setengah jam setelah makan untuk mengurangi  rasa sakit. Anda bahkan bisa mencoba  mandi dengan air hangat pada malam hari untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada perut.

9. Minuman reguler

Kebiasaan minum buttermilk setelah makan adalah salah satu cara mencegah gangguan pencernaan karena dapat membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih cepat.  Teh dari mint dan blackberry juga yang efektif untuk mencegah keluhan pencernaan karena mengurangi masalah lambung.

10. Biji karom

Campurkan biji karom (ajwain) atau juga dikenal sebagai bishops weed dengan sedikit garam.  Resep ini juga diyakni dapat meringankan keluhan pada perut.

Kesehatan adalah kekayaan yang bisa bertahan lama, tetapi Anda kadang-kadang harus menghabiskan banyak uang dalam menjaga kesehatan jika tak berhati-hati. Menjauhi  junkfood dan makanan berlemak atau berminyak akan sangat membantu kesehatan. Olahraga secara teratur juga dapat membantu kesehatan pencernaan. (M05-11)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau