KOMPAS.com - Marco Simoncelli datang ke Laguna Seca dengan sebuah perubahan yang bagus karena di tiga seri terakhir dia selalu bisa mencapai garis finis untuk menuai poin. Tetapi ketika tampil di GP Amerika Serikat, Minggu (24/7/11) sore atau Minggu (25/7/11) dini hari WIB, "Super Sic" kembali ke tradisi lamanya karena jatuh dan gagal menyelesaikan lomba. Ini menjadi kecelakaan kelima dari 10 seri yang dilaluinya sepanjang musim 2011.
Tidak seperti di Assen pada 25 Juni lalu, di mana dia bisa melanjutkan lomba setelah jatuh akibat terlibat senggolan dengan Jorge Lorenzo, kali ini Simoncelli tak mampu melanjutkan balapan setelah jatuh di lap ketujuh. Padahal, pebalap Gresini Honda ini sedang berada di posisi lima dan punya peluang bertarung untuk naik podium (minimal urutan tiga).
Kenyataan inilah yang membuat Simoncelli kecewa. Si jabrik asal Italia ini kembali mengungkapkan janji untuk lebih hati-hatil lagi pada seri selanjutnya di Brno, Republik Ceko.
"Saya benar-benar kecewa. Saya tidak tahu apakah saya bisa mengejar Pedrosa (urutan tiga) jika tetap berada di lintasan untuk menyelesaikan balapan, tidak mungkin untuk mengatakannya, tapi saya yakin bisa bertarung dengan Dovizioso dan Spies (untuk posisi empat). Jadi, ini benar-benar memalukan," ujar Simoncelli.
"Kami sudah bekerja begitu baik dan berhasil melakukan perbaikan dari satu sesi ke sesi lain, tetapi saya menyadari dari awal lomba bahwa selanjutnya membuat saya lebih sulit lagi dari saat latihan. Sulit membelok di tikungan tujuh pada lap pertama, yang mana merupakan tempat yang aneh untuk membelok, dan kemudian lagi dua lap kemudian pada tikungan delapan.
"Yang bisa kami lakukan sekarang membuat hal memalukan itu menjadi bahan evaluasi dan siap menghadapi balapan di Brno untuk melakukan yang terbaik di sana."
Simoncelli termasuk satu dari tiga pebalap yang kecelakaan dan gagal melanjutkan lomba di Laguna Seca. Dua pebalap lainnya adalah Cal Crutchlow (Tech 3) dan Alvaro Bautista (Suzuki).
Sementara itu manajer tim Gresini, Fausto Gresini, mengakui wajar jika Simoncelli kecewa dengan hasil GP Amerika Serikat. Pasalnya, mantan juara dunia kelas 250cc tersebut sedang berusaha meneruskan tren positifnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang