Jakarta-Bandung dengan New SonAta

Kompas.com - 28/07/2011, 04:19 WIB

Minat besar pengunjung Indonesia International Motor Show 2011 terhadap mobil berwarna putih membuat PT Hyundai Indonesia Motor, 26 Juli lalu, mengganti New Sonata berwarna silver yang dipajang sejak 22 Juli dengan New Sonata berwarna putih.

Kompas tidak menyia-nyiakan pergantian New Sonata itu. Pada hari Selasa (26/7) tengah hari, Kompas langsung melakukan test drive mobil berwarna silver itu ke Bandung.

Dari depan gerbang Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, New Sonata dikendarai menuju tol dalam kota ke arah Pelabuhan Tanjung Priok di kawasan Ancol. Setelah membayar tiket tol, New Sonata dipacu ke arah Tanjung Priok, Jatinegara, Halim, dan belok kiri ke Tol Cikampek.

Seperti ditulis harian ini pada tanggal 27 Mei, New Sonata yang berada dalam satu segmen dengan Toyota Camry, Honda Accord, dan Nissan Teana adalah mobil bagi pengendara. Pengendalian (handling)-nya cukup akurat sehingga mudah dikendarai, bahkan di ruas jalan yang sempit sekalipun. Penggunaan persneling otomatis dengan 6 tingkat kecepatan, yang dilengkapi tiptronic, membuat pengendara dimungkinkan melakukan perpindahan gigi persneling secara manual melalui pedal kecil di setir atau dengan memaju dan memundurkan tangkai persneling.

Walaupun New Sonata adalah mobil bagi pengendara, mobil itu juga nyaman bagi penumpangnya, khususnya penumpang belakang. Suspensi yang baik dan kesenyapan di kabin membuat duduk sebagai penumpang di dalam New Sonata cukup mengasyikkan.

Perjalanan ke Pondok Gede sempat tersendat karena ada truk terguling di lajur paling kiri. Lepas dari Pondok Gede, aliran lalu lintas lancar kembali sehingga New Sonata dapat dipacu dengan cepat ke arah Cikampek.

Setelah berhenti sejenak di tempat peristirahatan kedua, perjalanan dilanjutkan ke Bandung. Lalu lintas hari itu agak ramai meskipun perjalanan relatif tetap lancar.

New Sonata yang menyandang mesin berkapasitas 2.4 liter membuat perjalanan ke arah Bandung terasa ringan. New Sonata tidak pernah terasa kekurangan tenaga untuk menaklukkan tanjakan. Dengan melakukan kickdown (menginjak pedal gas dalam-dalam) dan menahan jarum tachometer pada angka 4.200 rpm, New Sonata melesat cepat dan jauh meninggalkan mobil-mobil lain.

Tidak berapa lama kemudian, Pintu Tol Pasteur sudah terlihat dari jauh. Setelah membayar tarif tol, perjalanan dilanjutkan ke arah Dago. Antrean mobil di lampu lalu lintas menuju Pasteur tidak terlalu panjang sehingga tidak lama kemudian New Sonata sampai ke Dago.

Karena perut sudah keroncongan, menjelang belokan ke Jalan Ganesha, New Sonata berputar arah menuju Sam’s di Dago. Kami langsung memesan jus stroberi, siomai, bakmi ayam, bakso, dan sop buntut.

Setelah kenyang, perjalanan dilanjutkan dengan membeli oleh-oleh ke toko kue Abadi di Jalan Purnawarman. Karena dirasa masih kurang, pembelian oleh-oleh dilanjutkan ke Kartika Sari, Dago. Dari sana, New Sonata melakukan perjalanan kembali ke Jakarta.

Lalu lintas di Tol Purbaleunyi relatif lancar sehingga New Sonata bisa diuji pada rentang kecepatan yang bervariasi.

Perjalanan menjadi parah ketika mobil membelok ke kiri dan memasuki Tol Karawang. Lalu lintas di ruas Tol Cikampek-Cawang sangat padat sehingga mobil hanya dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 30 kilometer per jam, di bawah batas kecepatan terendah yang diizinkan di tol, 60 kilometer per jam.

Namun, ditemani musik Michael Jackson yang ditampilkan secara apik lewat sound system New Sonata, perjalanan di kepadatan lalu lintas itu tidak terasa membosankan.

Aliran lalu lintas menjadi agak lancar setelah New Sonata belok kiri ke Tol Simatupang menuju Pondok Indah. (JL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau