Pembubaran kpk

Mas Achmad: Ide Itu Harus Ditentang!

Kompas.com - 01/08/2011, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, mengatakan permintaan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bisa dibenarkan dari sudut apa pun. Dengan segala kekurangannya KPK, menurut Achmad, masih dibutuhkan untuk memberantas kasus korupsi di Indonesia.

"Kalau kita mau jujur. KPK itulah yang di dalam memberantas korupsi paling tidak bisa diajak kompromi," ujar Mas Achmad seusai menghadiri seminar bertajuk 'Launching Hasil Kerja Lapangan Uji Akses Permintaan Informasi' di Hotel Harris, Jakarta, Senin (1/8/2011).

Mas Achmad diminta tanggapannya mengenai wacana pembubaran KPK yang dilontarkan Ketua DPR Marzuki Alie pada Jumat (29/7/2011) kemarin. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat saat itu mengatakan KPK lebih baik dibubarkan jika memang tak ada orang-orang yang kredibel dan pantas untuk duduk di lembaga ad hoc penegakan hukum tersebut.

Menurut Mas Achmad, berbagai kritik yang memojokkan KPK terjadi karena belakangan ini banyak beredar isu dari Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat yang saat ini masih belum jelas keberadaannya.

"Keterangan Nazaruddin itu perlu dibuktikan kebenarannya. Jadi saya pikir terlalu pagi jika ada orang memberikan komentar soal KPK di saat komite etik yang dibentuk juga belum bekerja. Apalagi ada permintaan untuk dibubarkan, menurut saya harus ditentang ide tersebut," kata Mas Achmad.

Lebih lanjut, Mas Achmad menilai, seorang negarawan di Indonesia tidak akan mungkin meminta pembubaran KPK. Pasalnya, dalam setiap negara di luar negeri, KPK itu menjadi salah satu etalase bangsa dalam komunitas pemberantasan korupsi di dunia.

"Jadi kalau seorang negarawan itu tidak mungkin meminta pembubaran KPK," ujarnya.

Ketika ditanya apakah pernyataan tersebut berarti Marzuki Alie bukan seorang negarawan, Mas Achmad mengatakan, "Saya tidak ngomong seperti itu. Ini termasuk juga ke siapa pun," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau