Ujian Kesiapan Manchester City Mendobrak Kemapanan MU

Kompas.com - 07/08/2011, 01:53 WIB

LONDON, SABTU - Laga tirai pembuka Liga Inggris, atau lebih populer dengan sebutan Community Shield, kali ini semakin menarik terkait bertemunya dua klub rival satu kota, Manchester City versus Manchester United, di Wembley, Minggu (7/8).

Lebih dari sekadar derbi Manchester dan duel pembuka musim 2011/2012, laga yang akan disiarkan langsung MNC TV mulai pukul 20.30 itu juga bisa menjadi ukuran seberapa hebat tantangan City pada MU. Dengan transfer pemain yang gencar dilakukan City, klub milik saudagar Abu Dhabi (Uni Emirat Arab) itu dinilai salah satu penantang utama MU musim ini. 

Namun, Pelatih City Roberto Mancini menyatakan, timnya belum siap 100 persen meski tetap berambisi memenangi laga. ”Ini laga resmi pertama musim ini. Laga ini penting karena derbi dan kami ingin menang, seperti juga halnya United,” katanya.

”Tetapi, saya pikir, saat ini tim kami belum siap 100 persen. Kami kehilangan beberapa pemain, pemain kami belum cukup untuk tampil sepanjang musim. Itulah masalah kami saat ini. Saya pikir, kami butuh dua atau tiga pemain lagi,” papar pelatih Italia itu.

Bagi MU, Community Shield ajang bagi sang juara bertahan itu untuk menegaskan otoritas mereka. Selain itu, juga ajang untuk menguji kebugaran tim polesan Sir Alex Ferguson setelah menjalani tur di Amerika Serikat.

Trio MU absen

MU tidak akan diperkuat striker Javier Hernandez (cedera), gelandang Michael Carrick (cedera achilles), dan bek Rafael yang cedera pada uji coba lawan Barcelona, akhir pekan lalu.

”Saya selalu melihat Community Shield sebagai batu lompatan sebelum menjalani laga pertama musim ini. Ada dua atau tiga pemain yang butuh tampil pada satu pertandingan lagi untuk memulihkan kebugaran mereka,” ujar Ferguson.

Musim ini, Ferguson tak mau tertinggal dari City di bursa transfer. Ketika City menggelontorkan dana 51 juta poundsterling (sekitar Rp 711,4 miliar) untuk memboyong Sergio Aguero, Gael Clichy, dan Stefan Savic; MU juga merogoh kasnya 50 juta poundsterling (Rp 697,5 miliar) untuk mendatangkan David de Gea, Ashley Young, dan Phil Jones.

Kiper David de Gea dan Ashley Young diperkirakan bakal diturunkan Ferguson. ”Tidak ada motivasi yang lebih besar untuk mengawali musim ini kecuali dengan ledakan,” kata Wayne Rooney, striker MU, kepada majalah FourFourTwo terkait laga Community Shield.

”Saya belum memikirkannya hingga saya memutar televisi dan mendengar orang berbicara soal kemungkinan laga Community Shield terbaik dari yang pernah ada. Melawan City adalah cara terbaik memulai (musim ini).”

Aguero cadangan

Di kubu City, trio pemain baru mereka (Aguero, Clichy, dan Savic) tampaknya juga dipercaya tampil meski Aguero bakal dicadangkan dulu.

Mantan pemain Atletico Madrid asal Argentina itu cedera akibat memakai sepatu yang salah saat latihan, Kamis lalu. ”Tetapi, ia sudah berlatih lagi dan bakal disiapkan di bangku cadangan,” kata Mancini.

Striker City yang lain, Carlos Tevez, masih menikmati liburan setelah tampil pada Copa Amerika dan baru akan bergabung di tim, pekan depan. Dengan situasi ini, Mario Balotelli mempunyai kesempatan dijadikan starter.

City mendepak MU di semifinal Piala FA musim lalu, ajang yang belakangan dimenangi City dam sekaligus mengakhiri paceklik gelar klub itu selama 35 tahun sebelumnya.(AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau