JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengapresiasi kinerja pemerintah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan aparat kepolisian karena keberhasilannya menangkap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin yang sudah melarikan diri ke luar negeri lebih dari dua bulan. Priyo berharap prestasi ini bisa diulang oleh KPK dan pemerintah untuk buronan lainnya.
"Saya enggak mau sebut nama lho. Bukan optimistis. Tapi saya akan apresiasi kalau itu lanjut dengan prestasi lainnya, yaitu untuk menangkap buronan lain," ungkapnya di Gedung DPR RI, Selasa (9/8/2011).
Politisi Golkar ini mencatat penangkapan Nazaruddin sebagai prestasi baru aparat penegak hukum. Priyo mengaku bangga karena KPK mampu membuktikan konsistensinya meski tengah didera kabar tidak sedap dan kepercayaan yang menurun dari publik.
Rasa bangga juga disampaikannya kepada kepolisian karena akhirnya peningkatkan postur kepolisian melalui berbagai dana fasilitas tak sia-sia. "Saya harap ini langkah baik untuk mengungkap semua yang ada. Setelah itu, kita tunggu saja, apakah akan dilanjutkan dengan prestasi lain untuk buron-buron yang lain," katanya.
Setidaknya ada 43 tersangka yang menjadi target buronan oleh KPK dan Interpol, sebut saja tersangka kasus korupsi terkait pemilihan deputi Gubernur BI Nunun Nurbaeti, tersangka kasus dugaan suap pengadaan sistem komunikasi radio terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan Anggoro Widjojo, tersangka kasus korupsi BLBI Bank BDNI Sjamsul Nursalim, serta tersangka kasus Bank Century Hesyam Al Waraq.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang