Lengkapi Gizi dengan Makanan Pelangi

Kompas.com - 10/08/2011, 13:58 WIB

Kompas.com - Buah dan sayur mayur termasuk dalam kelompok asupan yang harus dikonsumsi setiap hari. Para pakar gizi merekomendasikan agar kita mengonsumsi sedikitnya lima kelompok bahan pangan berwarna setiap hari, yakni merah, putih, biru/ungu, kuning, dan hijau.

Warna yang dihasilkan dari tumbuhan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu yang berkhasiat dalam pencegahan penyakit tertentu. Karena itu kenali manfaat di balik sayuran dan buah karena beda warna beda khasiatnya.

Warna Merah

Buah dan sayuran berwarna merah kaya akan fitonutrien likopen dan antosianin, pigmen warna alami yang memberi warna pada bahan pangan ini. Likopen, seperti yang ditemukan pada tomat, jambu biji atau semangka memiliki manfaat anti penuaan dan melindungi kanker, terutama kanker prostat.

Antosianin, yang terdapat dalam stroberi, anggur merah, apel merah atau cheri, sarat akan antioksidan yang melindungi tubuh dari efek radikal bebas. Senyawa ini juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga tekanan darah tetap terkontrol. Studi terkini menunjukkan antosianin dalam buah cheri mengandung antiinflamasi yang berguna untuk penderita asam urat atau peradangan rematik.

Warna Biru atau Ungu

Buah dan sayuran yang berwarna biru atau ungu memiliki fitokemikal seperti antosianin yang ditemukan dalam blueberry, anggur ungu dan kismis hitam, dan juga phenolik yang ditemukan dalam terung, plum atau kismis, mengandung antioksidan kuat.

Antioksidan dalam buah dan sayur berwarna gelap ini telah terbukti memperlambat proses penuaan, terutama risiko penurunan daya ingat.

 

Warna hijau

Warna hijau dalam sayuran dan buah disebabkan karena adanya pigmen klorofil. Lutein dan zeaxanthin adalah dua karotenoid yang ditemukan pada kacang polong warna kuning, bayam dan sayuran hijau gelap lainnya. Kedua senyawa ini diperlukan untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko katarak.

Selain itu si hijau ini juga tinggi serat dan sumber potasium, magnesium dan folat yang sangat dianjurkan untuk mereka yang sedang merencanakan kehamilan.

Warna kuning atau oranye

Lindungi kesehatan mata dan fungsi daya ingaat dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran berwarna kuning atau oranye. Dapatkan juga manfaat lainnya seperti perlindungan kulit dari sinar matahari.

Keluarga jeruk merupakan sumber vitamin C, antioksidan yang akan meningkatkan sistem imun, melindungi dari penyakit kardiovaskular dan membangun kembali kolagen dalam kulit. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi. Buah berwarna kuning juga kaya akan potasium yang bermanfaat mencegah stroke dan penyakit jantung koroner.

Warna putih

Bawang putih, pisang, jamur, kentang dan kembang kol, termasuk dalam kelompok sayuran dan buah berwarna putih yang sudah kita kenal. Warna putih dalam bahan pangan ini berasal dari antozantin, jenis flavonoid yang memiliki sifat antioksidan.

Keunggulan utama dari kelompok si putih ini adalah menurunkan risiko kanker prostat, meningkatkan aktivitas kekebalan tubuh dan juga kaya akan potasium. (M05-11)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau