BOGOTA, KOMPAS.com — Tas hitam milik Muhammad Nazaruddin yang diamankan oleh Kedutaan Besar RI di Bogota sudah diserahkan kepada tim Komisi Pemberantasan Korupsi yang ikut menjemput Nazaruddin. Tas yang dalam keadaan tersegel itu lantas dibuka, disaksikan wakil KBRI, tim KPK, dan tim penjemput.
Setelah dibuka, di dalam tas itu terdapat sebuah flash disk. Belum jelas apakah flash disk itu yang diperlihatkan Nazaruddin saat kontak lewat Skype dengan Iwan Piliang. "Tidak ada CD dalam tas itu," kata J Subagya Made, Wakil Dubes RI di Kolombia kepada wartawan Kompas Prasetyo Eko P di Bogota, Kamis malam (11/8/2011) waktu setempat atau Jumat pagi WIB.
Selain itu, tas Nazaruddin juga berisi empat ponsel, dua di antaranya adalah BlackBerry dan satu Nokia. Menurut Made, juga ada dua gepok uang tunai dollar AS. Masing-masing berjumlah 10.000 dollar AS. Ditemukan pula dompet, charger ponsel, dan bolpoin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang