Khawatir radiasi nuklir

Rossi Tak Mau Pergi ke Jepang

Kompas.com - 16/08/2011, 17:59 WIB

KOMPAS.com — Sikap Casey Stoner dan Jorge Lorenzo mungkin sudah semakin melunak mengenai rencana memboikot GP Jepang pada 2 Oktober mendatang. Namun, superstar MotoGP, Valentino Rossi, justru sudah membuat keputusan untuk tidak tampil pada balapan di Sirkuit Motegi tersebut.

Keputusan "The Doctor" tentu bukan hal yang mengejutkan karena sebagai pebalap Ducati, dia tak punya ikatan dengan tim-tim Jepang. Lain halnya dengan Stoner (Honda) dan Lorenzo (Yamaha), yang merupakan pebalap tim pabrik Jepang.

Tambahan lagi, Rossi juga hampir pasti tersingkir dari persaingan memperebutkan gelar juara dunia sehingga pebalap Italia tersebut tak punya beban jika absen. Berbeda dengan Stoner dan Lorenzo, yang sedang bersaing ketat untuk merengkuh trofi.

Namun, hal mendasar yang membuat Rossi memastikan diri absen di GP Jepang adalah faktor keselamatan. Juara dunia sembilan kali balap motor tersebut merasa khawatir dengan risiko radiasi nuklir, menyusul kerusakan reaktor di Fukushima akibat bencana gempa bumi dan tsunami bulan Maret lalu. Apalagi, reaktor itu hanya berjarak 110 kilometer dari Sirkuit Motegi.

"Saya benar-benar tidak berpikir akan pergi ke Jepang," ujar Rossi, seperti dikutip BBC.

"Saya berharap penyelenggara kompetisi membuat keputusan yang tepat, tapi itu belum terjadi dan sekarang kami punya masalah serius," tambah juara dunia tujuh kali MotoGP ini.

Memang, kerusakan reaktor nuklir membuat sejumlah besar pebalap MotoGP enggan untuk pergi ke sana. Wacana untuk tidak tampil di sana pun kian kuat, dan orang yang paling lantang mengungkapkan hal tersebut adalah Stoner dan Lorenzo.

Pada GP Jerman bulan Juli lalu, Stoner mengatakan, "Saya tidak akan pergi." Pernyataan pemimpin klasemen sementara tersebut dipertegas lagi oleh rival terdekatnya yang kini berada di peringkat dua, Lorenzo.

Akan tetapi, laporan tim independen yang bertugas melakukan investigasi memberikan sinyal positif. Menurut mereka, risiko radiasi "diabaikan". Inilah yang membuat Stoner dan Lorenzo bimbang, dan belum membuat keputusan akhir tentang rencana membalap di Jepang.

Sementara itu, pebalap Jepang yang memperkuat tim Gresini Honda, Hiroshi Aoyama, serta duo Yamaha Tech 3, Colin Edwards dan Cal Crutchlow, sudah memastikan diri untuk pergi ke Jepang. Dalam jumpa pers di Brno, Ceko, akhir pekan lalu, tiga pebalap tersebut telah mengonfirmasi hal itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau