Permintaan Premium Saat Lebaran Tinggi

Kompas.com - 17/08/2011, 15:08 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — PT Pertamina memprediksi konsumsi premium sesaat menjelang Lebaran mencapai 14.000 kiloliter (kl) per hari. Lonjakan permintaan diperkirakan mulai H-10 hingga H+10.

Menjaga ketersedian bahan bakar minyak (BBM), Pertamina menyediakan tangki BBM khusus di di tujuh lokasi rawan macet di Jawa Timur.

General Manager Fuel Retail Marketing Region V, M Sukandar, mengungkapkan hal itu seusai peluncuran pemulas Fastron Gold di Kantor Pertamina Jagir Wonokromo, Surabaya, Rabu (17/8/2011).

Peningkatan BBM pada Lebaran biasanya naik hingga 30 persen khusus premium. Jadi dari konsumsi pada kondisi normal 9.200 kiloliter per hari, maka bisa mencapai hingga 14.000 kiloliter.

Pertamina juga terus siaga, sehingga meski ada lonjakan, pasokan tetap lancar terutama di kawasan jalur mudik Lebaran. Salah satu upaya dengan menyiagakan tangki BBM di sepanjang jalur macet antara lain Probolinggo, Kediri, Jember, Situbondo, Blitar, Bojonegoro, hingga Trenggalek.

Sebagian tangki BBM justru diposisikan di SPBU jalur lintas mudik. Cara ini untuk mengantisipasi jika ada SPBU yang kehabisan stok.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau