Ketua Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (Inasoc) Sumatera Selatan Muddai Madang, Selasa (16/8), mengatakan, keenam arena tersebut adalah bisbol, sofbol, ski air, sepatu roda, petanque, dan sepak takraw. ”Anggaran pembangunan enam venue itu dari APBN. Proses lelangnya agak terlambat sehingga pengerjaannya juga agak lambat,” ujarnya.
Sebenarnya, kata Muddai, ada tujuh venue yang pembiayaannya terlambat, termasuk Stadion Jakabaring. Namun, dari sisi pekerjaan, tingkat penyelesaian renovasi stadion di atas 50 persen.
Manajer proyek pengerukan danau untuk ski air, Hartono, Rabu, menuturkan, ada dua kontraktor yang mengerjakan venue ski air. PT Service and
Menurut Hartono, tingkat penyelesaian pengerukan danau saat ini mencapai 96 persen. Diperkirakan minggu depan pengerukan selesai sehingga saat Lebaran pekerjaan sudah selesai dan siap untuk uji coba.
”Target kami adalah mencapai kedalaman 3,5 meter-4 meter terutama pada jalur ski sepanjang 1,2 kilometer. Sekarang pengerukan hampir selesai. Masih ada waktu sampai kontrak berakhir 26 Agustus,” ujarnya.
Hartono menambahkan, pihaknya harus bekerja ekstra 24 jam tanpa henti mengingat waktu yang disediakan terbatas.
Muddai berharap, keenam venue itu akan selesai akhir September agar bisa digunakan untuk pertandingan uji coba venue. Berdasarkan jadwal, dari enam venue tersebut, hanya uji coba cabang sepatu roda yang sudah terjadwal, yakni 1-6 Oktober. Lima venue sisanya belum jelas karena tingkat penyelesaian venue yang jauh tertinggal.
Pertemuan Chef de Mission (CDM) atau Ketua Kontingen atlet negara peserta SEA Games XXVI/2011 berlangsung hari ini. Inasoc pusat mengatur, setiap delegasi CDM terdiri atas tiga orang.
Deputi I Inasoc Pusat Bidang Sport dan Venue Djoko Pramono mengatakan, semua delegasi CDM sudah tiba di Jakarta, Rabu kemarin. Delegasi langsung berpisah, ada yang ke Palembang juga ada yang di Jakarta.
Para delegasi itu akan
Seusai kunjungan, semua delegasi berkumpul kembali di Jakarta. Pada Jumat (19/8), setiap CDM mengikuti rapat dan bisa memberikan masukan mengenai arena.
”Kalau tentang layak tidaknya venue, itu sudah dinilai delegasi teknis. Pertemuan ini akan lebih menyangkut tentang kontingen mereka. Bisa jadi mereka akan melakukan penilaian terhadap jarak dari hotel ke venue, juga transportasi,” ujar Djoko.
Direktur Hubungan Antarkomite Olahraga Inasoc Pusat Abdul Rauf mengatakan, jumlah semua delegasi CDM sebanyak 31 orang.
Abdul Rauf menambahkan, delegasi CDM akan meninjau sembilan venue di Palembang, antara lain atletik, akuatik, tenis, voli, dan wisma atlet. ”Paparan kondisi venue di Palembang akan disampaikan apa adanya. Kami akan sampaikan bahwa pembangunan venue diupayakan selesai tepat waktu,” katanya.(ADH/HLN/WAD)