F1

Tim McLaren Kejar Gelar dari Belgia

Kompas.com - 20/08/2011, 09:38 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Bos tim McLaren, Martin Whitmarsh, mengatakan, timnya akan bangkit untuk mengejar gelar juara F1 sejak dari seri Belgia sampai akhir musim. Kemenangan Lewis Hamilton di Jerman dan Jenson Button di Hongaria membangkitkan harapan tim McLaren untuk merebut gelar juara atau setidaknya menunda perayaan juara Sebastian Vettel dan tim Red Bull.

"Kami akan berusaha keras mengalahkan mereka di seri-seri Eropa sebelum berusaha menang di benua lainnya. Semua anggota tim sudah kembali dengan perasaan segar, rileks, dan bersemangat untuk bekerja. Mereka sudah siap untuk menghasilkan kemenangan bagi tim," kata Whitmarsh.

Meskipun tim McLaren ketinggalan 103 poin dari tim Red Bull untuk kategori konstruktor dan Lewis Hamilton terpaut 88 poin dari Vettel, tim McLaren tetap bermotivasi tinggi menjadi juara. Kemenangan tiga kali di lima seri terakhir membuat mereka semakin haus akan kemenangan.    

"Tekad kami lebih kuat dibanding sebelumnya. Waktu demi waktu, tim Vodafone McLaren Mercedes telah membuktikan ketahanan dan tekadnya, terutama di tahap yang kritis dari kejuaraan dunia ini. Kami siap berjuang dan memenangi setiap seri," kata Whitmarsh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau