Tiket Mudik KA Kelas Ekonomi Masih Ada

Kompas.com - 20/08/2011, 16:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tiket kereta api angkutan mudik Lebaran masih tersedia dalam jumlah memadai. Karena itu, calon penumpang diharapkan tidak perlu terburu-buru mengantre pada pagi hari sebagaimana terlihat dalam beberapa hari terakhir.

"Calon penumpang kelas ekonomi tidak perlu mengantre panjang pada pagi hari. Tiket sebenarnya masih cukup," kata Yuskal Setiawan, Kepala Stasiun Senen, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/8/2011).

Antrean panjang calon penumpang terlihat pada pagi hari, terutama sejak layanan tiket kelas ekonomi dibuka pada Rabu (17/8/2011) kemarin untuk keberangkatan tanggal 23-29 Agustus. Antrean diperkirakan terjadi karena calon penumpang takut kehabisan tiket. "Sampai pukul 13.00 tiket yang terjual hari ini sekitar 2.725 tiket," ujarnya.

Dengan jumlah tersebut, tiket KA kelas ekonomi yang telah dipesan dalam empat hari terakhir baru berjumlah sekitar 14.076 lembar. Pada Rabu kemarin tiket yang dipesan berjumlah 4.507 lembar, Kamis (18/8/2011) sebanyak 4.558 lembar, dan Jumat (19/8/2011) sebanyak 2266 lembar.

PT KAI sendiri telah menetapkan batasan jumlah penumpang per gerbong sebanyak 150 orang, termasuk penumpang tanpa tempat duduk (berdiri). Dengan jumlah delapan KA reguler ditambah enam kereta tambahan khusus Lebaran, jumlah pemesanan tiket kelas ekonomi saat ini terhitung kecil. "Hari ini antreannya lebih panjang. Mungkin karena hari libur," terang Yuskal.

Ia memperkirakan antrean panjang calon penumpang akan terjadi lagi pada Minggu besok.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau