Lampu Kuning bagi Arsenal

Kompas.com - 21/08/2011, 02:04 WIB

LONDON, SABTU - Lampu kuning peringatan tanda bahaya telah menyala di markas Arsenal. Itu pesan di balik dua gol penanda kekalahan 0-2 (0-0) saat menjamu Liverpool pada Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (20/8). Arsene Wenger harus segera berbenah, senyampang bursa transfer belum tertutup.

Sebelum laga berlangsung, Arsenal dilanda krisis pemain, mulai dari hengkangnya kapten Cesc Fabregas ke klub masa kecilnya, Barcelona, hingga absennya beberapa pemain kunci karena cedera, hukuman skors, atau masalah kebugaran.

Gelandang Samir Nasri, yang dikabarkan segera hengkang ke Manchester City, terpaksa diturunkan starter untuk mengatasi krisis tersebut. Namun, krisis itu terlalu besar untuk diatasi Nasri seorang diri.

Petaka mulai terasa ketika bek Laurent Koscielny tiba-tiba cedera saat laga baru berlangsung 15 menit. Ia digantikan bek asal Spanyol berusia 18 tahun, Ignasi Miquel, sekaligus menjadi debut pemain jebolan Barcelona itu di kancah Liga Primer.

Pada menit ke-78, Miquel berusaha memotong aliran bola Raul Meireles ke Luis Suarez. Namun malang, bola itu mengenai dada Aaron Ramsey dan memantul ke gawang sendiri menjadi gol bunuh diri. Gol ini terjadi kurang dari 10 menit setelah diusirnya gelandang Arsenal, Emmanuel Frimpong, atas kartu kuning kedua yang dikantonginya.

Menit ke-90, Suarez—yang turun sebagai pemain cadangan dalam 18 menit terakhir—menambah kemenangan Liverpool menjadi 2-0 lewat gol mudah hasil umpan Meireles. Bagi Liverpool, ini kemenangan pertama mereka di kandang Arsenal dalam 11 tahun terakhir.

Nasri mendapat respek

Seperti disinyalkan pelatih Arsene Wenger sehari sebelumnya, gelandang Samir Nasri dipasang starter. Ia disambut dengan sikap beragam oleh suporter Arsenal. Ketika namanya diumumkan, sebagian penonton mencemooh, tetapi sebagian lainnya memberi sambutan hangat.

Nasri adalah bintang Arsenal kedua yang dikabarkan segera hengkang dari Emirates setelah Cesc Fabregas yang kembali ke Barcelona. Nasri disebut-sebut dalam proses transfer ke Manchester City meski saat laga berlangsung, melalui Twitter, beredar kabar di kalangan wartawan yang meliput laga itu bahwa transfer Nasri ke City terancam batal terkait bayaran bagi agen.

Nasri salah satu yang diandalkan Wenger menjadi solusi krisis pemain saat menjamu Liverpool. Dan, ia tampil tidak mengecewakan. Di babak pertama, gelandang Perancis berusia 24 tahun itu dua kali memukau fans Arsenal melalui aksi dribel dan tendangan jarak jauh meski tidak tepat ke gawang.

Dari segi penguasaan dan peluang, babak pertama itu milik Liverpool. Bek Martin Kelly dari sisi kanan dan bek Jose Enrique dari sisi kiri beberapa kali mengirimkan umpan lambung yang mengancam gawang Arsenal.

Dirk Kuyt, yang turun starter menggantikan Suarez, juga melepaskan umpan lambung dan ditanduk gelandang Jordan Henderson. Sundulan juga sempat dilepaskan ujung tombak tunggal Andrew Carroll. Dua sundulan itu dijinakkan kiper Arsenal, Wojciech Szczesny.

Pada laga lainnya, tuan rumah Sunderland menyerah 0-1 (0-0) saat menjamu Newcastle United di Stadion Light lewat gol tendangan bebas Ryan Taylor menit ke-62. Sunderland juga bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-88 saat Phil Bardsley diusir.

Ujian Aguero di Bolton

Minggu ini, Manchester City bertamu ke Bolton Wanderers. City memiliki mesin gol baru, striker Argentina, Sergio Aguero, yang memborong dua gol dalam debutnya sebagai striker cadangan saat melawan tim promosi Swansea City awal pekan lalu.

Melihat faktor lawan, sebagian kalangan yang sinis menganggap laga itu belum jadi ujian ketajaman Aguero. Laga di kandang Bolton kali ini mungkin ujian pas bagi Aguero. Namun, hingga Sabtu kemarin, pelatih Roberto Mancini belum memutuskan: Aguero starter atau tidak.

”Ia masih perlu meningkatkan diri,” ujar Mancini. ”Ia baru saja tampil di Copa Amerika (lima) pekan lalu dan belum 100 persen bugar. Ia mencetak dua gol fantastis, ia tahu tugasnya, tetapi ia masih harus lebih mengenali rekan-rekannya. (REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau