Fiba asia 24th 2011

Timnas Digasak Kazakhstan

Kompas.com - 22/08/2011, 17:17 WIB

KOMPAS.com - Pertandingan kedua kejuaraan FIBA Asia 24th 2011 yang berlangsung di Jepang, Indonesia harus mengakui kehebatan lawannya dari Kazakhstan. Timnas Putri harus rela melepas pertandingan kedua dengan skor 69-87.

Kekalahan ini tak lain karena ditarikanya center Indonesia, Jacklien Ibo. Pada babak awal, Jacklien harus keluar lapangan karena menderita foul trouble (jumlah pelanggaran yang terlalu banyak dalam satu babak) dengan dua kali pelanggaran. Akibatnya, Jacklien hanya bermain selama empat menit dan tidak bermain hingga akhir babak pertama. Babak pertama ditutup dengan skor 13-30 untuk kemenangan Kazakhstan.

Pada babak kedua, Jacklien Ibo kembali melakukan foul dan digantikan oleh Gabriel Sophia. Di akhir babak kedua Indonesia ketinggalan 19 poin, dengan skor 31-50. Walaupun tim Indonesia mengubah pola permainan dan sempat menyulitkan lawan, namun Indonesia tetap ketinggalan.

Babak ketiga pun berakhir dengan skor 51-76, dan pada akhirnya Indonesia harus menyerah 69-87. Meski demikian, semangat juang tim Indonesia tidak berkurang sedikitpun, mereka pasti akan membalas kekalahan ini.

Di kubu timnas, kapten tim Wulan Ayuningrum meraih poin tertinggi dengan skor 32, disusul Jacklien 14 poin, Yulinda 8 poin, dan Yunita Sugianto 7 poin.

Pada pertandingan pertama, timnas putri meraih kesuksesan karena menang 67-53 atas wakil Asia Tengah, Srilanka.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau