Mudik lebaran

Dirut KA: Kelas Ekonomi Sulit Membaik

Kompas.com - 23/08/2011, 22:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelayanan kereta api kelas ekonomi pada angkutan Lebaran tahun ini dikhawatirkan tidak akan jauh berbeda ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Penyebabnya, anggaran subsidi operasional untuk kelas ekonomi (public service obligation/PSO) sebesar Rp 639 miliar belum dicairkan.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignatius Jonan, di sela-sela peninjauan kesiapan angkutan KA di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2011), mengatakan, kendati sudah berupaya semaksimal mungkin, belum cairnya PSO hingga saat ini tetap akan berpengaruh terhadap operasional kereta-kereta ekonomi.

"Kami sudah jauh-jauh hari meminta pemerintah melunasi kewajibannya. Namun, apa daya, bagaimanapun angkutan Lebaran harus tetap jalan," katanya.

Menurut dia, besaran PSO tersebut sebenarnya hanya sekitar 60 persen dari total biaya operasional kereta ekonomi sekitar Rp 1,2 triliun. Untuk itu, pihak PT KAI tidak bisa berbuat banyak untuk meningkatkan pelayanan KA ekonomi. Apalagi harga tiket belum juga dinaikkan karena proposal yang diajukan PT KAI tidak disetujui pemerintah dengan pertimbangan situasi sosial masyarakat yang tidak memungkinkan.

Kendati demikian, untuk tahun ini pihak PT KAI memberlakukan pengetatan toleransi penumpang bagi KA ekonomi sebesar 50 persen dari jumlah tempat duduk. Jonan berharap para penumpang kelas ekonomi bisa sedikit mendapat kenyamanan agar tidak terlalu berdesak-desakan dalam kereta yang pengap.

"Masyarakat jangan sampai berpikir bahwa moda kereta api ini tidak ada batasan daya angkutnya. Kalau tiketnya sudah habis, kami sarankan pindah ke moda angkutan lainnya," ujar Jonan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau