JAKARTA, KOMPAS.com — Proyek Jalan Tol Depok-Antasari sepanjang 12 kilometer mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 95 miliar untuk membebaskan lahan hingga Desember 2011.
Dana tersebut merupakan pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah sehingga harus dikembalikan kontraktor beserta bunganya, yakni setara bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan plus 1 persen.
"Pembiayaan ini kami perlukan agar jalan tol ini bisa dimulai setelah sebelumnya sempat terhambat selama lima tahun, hanya seremonial. Kami harap nanti pembangunannya lancar. Dana ini menjamin pengadaan tanah sudah siap," ujar Direktur Utama Citra Waspphutowa Tri Agus Riyanto di Jakarta, Kamis (25/8/2011).
Waspphutowa adalah perusahaan patungan antara Waskita Utama, PT Citra Marga Nusaphala Persada, PT PP, Hutama Karya, dan Bosowa. Menurut Tri, Tol Depok-Antasari merupakan salah satu dari beberapa ruas jalan tol yang seharusnya dibangun di Jakarta. Panjang jalan tol yang harus dibangun di Jakarta adalah 185 kilometer.
Tol itu diperlukan untuk melancarkan arus lalu lintas di Jakarta. "Di Jabodetabek, semua tolnya sudah layak, tinggal pengadaan tanah yang memang sulit karena tidak ada ilmunya. Kalau konstruksi, ada ilmunya," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang