Arus mudik

Jangan Fanatik Jalur Pantura

Kompas.com - 26/08/2011, 12:45 WIB

CIKAMPEK, KOMPAS.com - Pemudik selama ini dinilai masih fanatik pada jalur pantai utara. Itu terlihat dari kecenderungan sebagian besar pemudik yang memilih melintasi jalur itu seperti terlihat Jumat (26/8/2011). Padahal, dua jalur lain di Jawa Barat tak kalah menarik untuk dilewati.

 

Dua jalur itu, yakni Sadang-Subang-Cikamurang (tengah) dan Purbaleunyi-Sumedang-Cirebon (selatan). Menurut Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Muhammad Kusnadi, hasil survei menunjukkan, jalur utara, tengah, dan selatan kompetitif dari sisi jarak dan waktu tempuh.

 

Kusnadi menambahkan, rute Cikampek-Cirebon melalui jalut utara berjarak 214 kilometer dapat ditempuh dalam waktu 4 jam 14 menit. Sementara jalur melalui jalur tengah 224 kilometer dapat ditempuh dalam waktu 4 jam 29 menit dan melalui jalur selatan 256 kilometer dan dapat ditempuh dengan waktu 4 jam 48 menit.

 

"Dalam situasi norma, tidak ada perbedaan mencolok pada waktu tempuh. Meski lebih jauh jaraknya, dalam situasi arus mudik, melintasi jalur selatan terkadang bisa lebih cepat," ujarnya.

 

Kepala PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Budi Pramono menambahkan, sekitar 73.000 kendaraan diperkirakan bakal melintas di Tol Jakarta-Cikampek dalam sehari pada saat puncak kepadatan arus, 46.000 kendaraan di antaranya keluar melalui gerbang Tol Cikampek.

 

Peningkatan volume kendaraan secara signifikan diperkirakan terjadi sejak Jumat malam ini, kemudian berlanjut pada Sabtu dan Minggu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau