Pengadaan pangan

Bulog Jatim Optimistis Penuhi Target

Kompas.com - 26/08/2011, 13:25 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com -- Perusahaan Umum Bulog Divisi Regional Jawa Timur, kesulitan melaksanakan program pengadaan beras dari petani. Kendalanya kenaikan harga beras yang berlangsung sejak awal 2011.

Kendati demikian, kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jatim Murino Mudjono di Surabaya, Jumat (26/8/2011), hingga akhir tahun mampu membeli beras petani sebanyak 450.000 ton. Target pengadaan 2011 mencapai 1,1 juta ton, namun beragam faktor seperti anomali cuaca mengakibatkan target direvisi menjadi 650.000 ton.

Dengan target 650.000 ton, sepertinya juga sulit dipenuhi menyusul harga beras di pasar Jawa Timur terus melambung. Namun melihat beberapa daerah masih panen, seperti Bojonegoro, Tulungagung, Bondowoso, sampai Banyuwangi, target diperkirakan bisa terealisasi.

Sejak Januari hingga 24 Agustus, pengadaan beras sudah mencapai 350.000 ton. Volumenya memang kecil karena harga beras naik dan dipengaruhi permintaan pasar maupun ketersediaan yang minim. Pengadaan beras pada 2010 hanya 600.000 ton sedangkan tahun 2009 justru mencapai 1,1 juta ton.

Saat ini Bulog Jatim masih memiliki stok sebanyak 150.000 ton untuk mencukupi permintaan konsumen Jatim selama tiga bulan mendatang. Soal harga pembelian beras, secara nasional telah memberlakukan ketentuan terbaru per tanggal 3 Agustus 2011.

Kini, harga pembelian beras Bulog naik menjadi Rp 6.000 per kilogram dibandingkan sebelumnya Rp 5.060 per kilogram.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau