JAKARTA, KOMPAS.com - Jebolnya pintu air Buaran di depan Pondok Kelapa Indah, Durensawit, Jakarta Timur, Kamis (1/9/2011), diharapkan dapat diatasi secara sementara dalam tempo 8-10 jam ke depan.
Corporate Secretary PT Aetra Air Jakarta, Yosua L Tobing menjelaskan pihaknya bersama pengelola air bersih lainnya, Palyja, dan Perum Jasa Tirta telah menurunkan puluhan tenaga untuk memperbaiki secara darurat pintu air Buaran yang runtuh dengan diantaranya menggunakan karung berisi pasir.
"Dengan upaya ini, kami harapkan elevasi Kalimalang naik karena ini instalasi penting pasokan air bersih Jakarta selain di Pulogadung," kata Yosua L Tobing saat mencoba menerangkan lewat hubungan telpon dengan Kompas.com mengenai tujuan perbaikan darurat pintu air Buaran.
"Terjadi sekitar 20 hingga 25 persen penurunan produksi AETRA," kata Yosua L Tobing saat menerangkan dampak jebolnya pintu air seraya menghimbau pelanggan agar mengantisipasi pemakaian air akibat terganggunya produksi.
"Saya belum tahu pasti wilayah mana saja yang terkena dampak terparah dari wilayah servis AETRA tapi yang pasti dampak terbesar dialami wilayah Palyja," tambah Yosua L Tobing yang sedang meninjau langsung lokasi jebolnya pintu air.
Hal ini disampaikan Yosua L Tobing mengingat pasokan bahan baku air bersih dari Kalimalang menuju wilayah pelayanan Palyja di Pejompongan terhenti dengan jebolnya pintu air Buaran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang