PONTIANAK, KOMPAS.com — Kondisi arus penumpang mudik dan balik di Pelabuhan Senghie Pontianak, Kamis, tampak normal. Belum terlihat peningkatan jumlah penumpang dibanding hari-hari biasa.
"Dalam satu hari selama arus mudik maupun H+2 Lebaran tahun ini berjalan normal dengan jumlah penumpang kurang lebih 200 orang per hari," kata Agus, Kepala Seksi Perairan, Bidang Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kalimantan Barat, di Pontianak, Kamis (1/9/2011).
Menurut Agus, pada arus mudik menjelang Lebaran beberapa waktu lalu justru mengalami penurunan penumpang. Hal tersebut dikarenakan, untuk menuju Ketapang, saat ini sudah banyak jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat.
Selain bisa menggunakan kapal feri dan kelotok di Pelabuhan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, masyarakat sudah bisa menggunakan jalur darat yang bisa diakses dari jalur trans-Kalimantan.
"Saya rasa masyarakat sekarang sudah banyak yang menggunakan transportasi darat untuk menuju Ketapang karena jalannya sudah cukup bagus. Itu yang mengakibatkan jumlah penumpang di Pelabuhan Seng Hie menurun tahun ini," tuturnya.
Untuk melayani arus mudik dan balik di pelabuhan tersebut, tersedia tiga kapal ekspres, di mana dalam satu hari terdapat tiga kali keberangkatan.
"Saat ini di pelabuhan Seng Hie sudah ada tiga kapal ekspres, yaitu Mega, Poly, dan Bahari, di mana setiap kapal mampu mengangkut 215 hingga 220 penumpang," kata Agus.
Berbeda dengan tahun lalu, di mana di pelabuhan tersebut hanya ada dua buah kapal ekspres yang berangkat ke Kota Ketapang, di antaranya, Kapal Mega Ekspress dan Kapal Poly 2.
Agus memperkirakan lonjakan penumpang akan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu mendatang. Kondisi ini bersamaan dengan berakhirnya liburan sekolah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang