Arus balik

Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Tol Palikanci

Kompas.com - 03/09/2011, 10:44 WIB

CIREBON, KOMPAS.com - Bagi Anda yang belum masuk tol Palikanci atau masih berada di tol Pejagan-Kanci, serta pengendara sepeda motor, jika tidak ingin terjebak kemacetan terlalu parah, bisa melewati beberapa jalur alternatif.

Puncak arus balik yang melewati tol Palikanci dan jalan arteri kota Cirebon diprediksi bakal terjadi sepanjang hari ini, Sabtu (3/9/2011), sampai Minggu (4/9/2011) malam.

Bagi pengendara mobil dari arah tol Pejagan-Kanci, Anda bisa meneruskan masuk ke tol Palikanci kemudian keluar di tol Ciperna, lalu belok kiri mengarah ke Kedawung. Setelah itu lanjut menuju jalur Karang Ampel melewati kilang minyak Balongan milik Pertamina, dan keluar di kawasan Losarang/Celeng, dan keluar selepas Indramayu.

Lajur lain yang bisa dilalui adalah keluar tol Palikanci ke arah kiri, menuju Palimanan, ambil kanan ke arah Majalengka. Di perempatan Kadipaten, Anda bisa ambil kanan dan akan keluar di Subang.

Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan jalur Cikamurang, baik via Sumedang maupun Majalengka. Jalanan cenderung bagus, setelah beberapa area yang dulu terkenal lembek, kini sudah dibeton sehingga kendaraan bisa melaju cukup lancar.

Sedangkan bagi Anda pengendara sepeda motor arah Jakarta yang ingin menghindari kawasan Tegal Gubug, arah jalurnya sama dengan mobil, tanpa melalui tol tentunya.

Penyebab lain terjadinya kepadatan yang berujung kemacetan adalah banyaknya pedagang di sepanjang jalur pantura Cirebon-Indramayu-Jatibarang. Rest area dadakan di SPBU-SPBU juga menjadi faktor pendukung terjadinya kemacetan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau