TASIKMALAYA, KOMPAS.com- Hingga hari kelima setelah Lebaran, Senin (5/9/2011), kemacetan masih mewarnai jalur selatan Tasikmalaya-Nagreg, utamanya di antara Rajapolah hingga Ciawi di Kabupaten Tasikmalaya atau sebelum Malangbong dan sekitar Limbangan di Kabupaten Garut, menjelang tanakan Nagreg.
Di kedua ruas itu, pemicu kemacetan adalah tingginya arus kendaraan yang tidak seimbang dengan ketersediaan jalan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Tasikmalaya Ajun Komisaris Ricko Taruna mengatakan, untuk meminimalkan kemacetan, aparat kepolisian sudah berjaga di persimpangan jalan dan beberapa titik yang kerap digunakan untuk memutar. Di antaranya ada di sekitar Imah Tasik dan Pamoyanan di Ciawi.
Selainnitu, polisi juga sudah menerapkan sistem buka tutup atau satu jalur (one way) jika kemacetan sudah sangat parah. Untuk bus dari arah Tasikmalaya bisa menggunakan jalur utama. Sedangkan dari arah Bandung dialihkan masuk melintasi terminal dan pasar Ciawi.
"One way itu sebenarnya sudah kami lakukan sejak tadi malam, tetapi menjelang pagi tadi masyarakat lokal juga mulai beraktivitas, sehingga kepadatan terjadi lagi," katanya seperti disampaikan dalam wawancara dengan sebuah radio di Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang