NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah bom yang diduga dimasukkan di dalam sebuah koper meledak di luar gedung Pengadilan Tinggi di New Delhi, Rabu (7/9/2011).
Serangan itu menewaskan setidaknya sembilan orang dan mencederai 45 orang lainnya.
Ledakan yang terjadi pada sekitar pukul 10.00 pagi itu merupakan yang pertama sejak tiga serangan besar di Mumbai 13 Juli lalu. Peristiwa itu menewasakn 20 orang.
Pada serangan Mumbai, tudingan utama ditujukan pada kelompok ekstremis yang dikenal dengan nama Mujahidin India. Namun hingga kini belum ada satupun orang yang ditahan.
Bom Rabu pagi itu meledak tak jauh dari kerumunan warga yang mengantre untuk mengambil kartu masuk ke gedung pengadilan itu, Menteri Dalam Negeri RK Singh menjelaskan.
"Bom itu diduga dimasukkan dalam sebuah koper karena kami menemukan sisa-sisa kopernya. Enam orang tewas dan 45 orang terluka dalam serangan ini," kata Singh kepada televisi CNN-IBN.
Bagi Kejaksaan Tinggi, serangan itu merupakan yang kedua tahun ini. Pada 25 Mei lalu, terjadi sebuah ledakan kecil, yang diduga bom mobil yang gagal meledak.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang