Pencak silat

Target IPSI 10 Emas demi Jadi Juara Umum

Kompas.com - 08/09/2011, 03:02 WIB

Jakarta, Kompas - Sebagai tuan rumah, Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menargetkan tuan rumah Indonesia sebagai juara umum di SEA Games XXVI-2011 Jakarta-Palembang.

”Di SEA Games pada 11-22 November, kami menargetkan minimal meraih 9 sampai 10 medali emas,” kata A Tafsil Rimsa, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB IPSI, Rabu (7/9) di Jakarta. Dia menyebutkan, target dari Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga serta KONI Pusat, tujuh medali emas.

”Setelah melalui rapat serta perkiraan sementara berdasarkan hasil dari Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2010 Jakarta, maka PB IPSI mematok target menjadi juara umum,” ujarnya.

Di Kejuaraan Dunia Pencak Silat XIV-2010 di Padepokan Nasional Pencak Silat (PNPS) Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Indonesia meraih 10 medali emas sehingga keluar sebagai juara umum.

Seluruh medali emas itu berasal dari hasil menyapu bersih semua medali di nomor seni TGR (tunggal, ganda, dan beregu) yakni enam medali emas. Tambahan empat emas lainnya dari nomor tanding yang total mempertandingkan 12 nomor.

Kompetitor berat Indonesia, Vietnam, menyapu bersih delapan emas pada nomor tanding.

”Hasil itu membuat Vietnam menjadi lawan yang diperhitungkan di SEA Games,” kata Tafsil.

Pesaing berat pesilat Indonesia lainnya adalah pesilat dari Malaysia dan Thailand. Selain itu, Singapura, Brunei, Laos, Myanmar, dan Timor Leste, tetap diperhitungkan.

”Mereka memiliki satu dua pesilat yang tangguh,” ujarnya.

Seleksi

Persiapan pesilat menghadapi ajang dua tahunan tersebut, sejak 5 Juli, 28 pesilat yang tergabung dalam Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) SEA Games, berada di Shanghai, China. Mereka berlatih di sana.

Pada 19 September, PB IPSI kembali akan menambah 18 pesilat. Mereka adalah para juara Kejurnas Bangkinang, Provinsi Riau. Para juara tersebut juga akan berangkat untuk berlatih ke Shanghai.

Awal Oktober, PB IPSI bakal mengadakan seleksi di Shanghai guna menetapkan ke-24 pesilat yang berhak tampil di SEA Games XXVI-2011. Mereka itulah tim inti SEA Games.

Sekitar 5 Oktober mendatang, mereka kembali ke Jakarta. Setelah itu, PB IPSI mempersiapkan program pematangan mereka di pusat latihan Kopassus, di Lembang, Jawa Barat. Lulus dari Lembang, mereka tampil bertarung. (NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau