JAKARTA-KOMPAS.com — Tawuran dua organisasi massa (ormas) antara Front Betawi Rempug (FBR) dan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Jalan Muhi, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (8/9/2011) dini hari, diduga karena salah satu anggota ormas FBR bernama Dastian Herdanto (35) melakukan penurunan bendera Forkabi.
Demikian dikatakan Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto saat dihubungi wartawan.
"Sekitar pukul 12.00 dini hari tadi Dastian ketahuan saat menurunkan bendera dan langsung diserang anggota Forkabi," katanya di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut Imam mengatakan, akibat dari aksinya itu Dastian mengalami luka-luka di bagian kepala akibat terkena bacokan empat anggota Forkabi yang memergokinya. Dastian terpaksa dirawat di Rumah Sakit Veteran.
"Sekarang pelaku penurunan bendera itu (Dastian) dirawat di salah satu rumah sakit di Kebayoran Lama," katanya.
Hingga saat ini, Kepolisian Resort Jakarta Selatan masih terus melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengetahui motif perbuatan tersebut.
"Saat ini, ia (Dastian) belum bisa dimintai keterangan panjang lebar karena masih dirawat," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang