Barcelona, Jumat -
”Kembalinya Puyol menjadi kabar bahagia bagi kami,” ungkap Pelatih El Barca Pep Guardiola. ”Kami sangat senang mendengar kabar ini,” katanya.
Puyol absen sejak menjalani operasi lutut pada bulan Juni dan kembalinya dia menjadi momen penting karena Barcelona masih kehilangan bek andalan lainnya, Gerard Pique.
Selain Puyol, tim dokter Barcelona juga memastikan pemain full back Adriano dan Maxwell serta pemain gelandang Ibrahim Afellay sudah pulih. Dengan demikian, amunisi Barcelona akan semakin komplet.
Akan tetapi, pengalaman tahun lalu layak dijadikan pelajaran buat Barcelona. Musim lalu secara mengejutkan Sociedad mengalahkan Barcelona 2-1.
Pemain bertahan Sociedad asal Norwegia, Vadim Demidov, cukup yakin timnya bisa kembali mengejutkan Barcelona. ”Saya pikir, laga kali ini akan lebih berat karena mereka tim yang sangat kuat. Akan tetapi, bukan hal yang mustahil buat kami untuk mencuri kemenangan. Apalagi, kami juga cukup kuat jika tampil di stadion kami,” kata Demidov.
Barcelona sudah unjuk kekuatan di laga perdana dengan menggunduli Villarreal 5-0. Namun, kemenangan itu belum bisa menempatkan Barcelona di puncak klasemen karena kalah selisih gol dari musuh abadi, Real Madrid.
Tim besutan Jose Mourinho di laga perdana menang mencolok 6-0 atas Real Zaragoza. Sabtu ini, Madrid akan menghadapi rival sekota, Getafe.
Bercokolnya Madrid di puncak klasemen berdampak terhadap kepercayaan diri pemain-pemain Madrid. Bahkan, mereka cukup yakin musim ini bisa lebih kompetitif untuk mengalahkan Barcelona.
”Untuk mengalahkan Barcelona, kami harus bermain 100 persen. Tahun ini, kekuatan kami lebih baik. Kami punya pengalaman yang akan kami jadikan pelajaran,” kata pemain bintang Madrid asal Portugal, Cristiano Ronaldo.
Menghadapi Getafe, Ronaldo juga punya keyakinan timnya akan meraih hasil maksimal.
Sementara itu, Pelatih Getafe Luis Garcia mengatakan, kondisi timnya tidak dalam kekuatan 100 persen menyusul cederanya beberapa pemain bek dan sayap. Meski demikian, Garcia, yang musim lalu melatih Levante, masih yakin timnya bisa membuat kejutan. Garcia menambahkan, dia akan berupaya keras mencegah Ronaldo mengobrak-abrik pertahanan timnya. Selain itu, taktik Madrid yang lain juga coba ia antisipasi.
”Mereka punya segalanya. Serangan balik hebat dan memanfaatkan ruang dengan efektif. Mereka mencetak delapan gol ke gawang tim saya musim lalu, baik ketika saya berupaya menghambat mereka dengan tantangan fisik dan merapatkan pertahanan,” kata Garcia.