15 Kelurahan Ini Belum Terima e-KTP

Kompas.com - 13/09/2011, 17:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dari 267 kelurahan di DKI Jakarta, saat ini tinggal 15 kelurahan yang belum menerima peralatan komputer e-KTP.

Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Sulistyo Prabowo mengungkapkan, dari 252 kelurahan yang sudah melakukan pendataan wajib KTP, tercatat sudah ada 110.134 warga yang datanya terekam.

Rinciannya, Jakarta Pusat ada 41 kelurahan, Jakarta Utara ada 30 kelurahan, Jakarta Selatan ada 61 kelurahan, Jakarta Barat 56 kelurahan, Jakarta Timur ada 60 kelurahan, dan Kepulauan Seribu ada 4 kelurahan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Purba Hutapea mengatakan, semakin banyaknya jumlah kelurahan yang sudah memiliki satu perangkat komputer untuk melakukan pembuatan e-KTP, berarti akan semakin banyak lagi warga Jakarta yang terdata untuk dibuatkan e-KTP.

"Sudah lumayan banyak jumlahnya, mudah-mudahan target waktu tercapai," kata Purba. Sulistyo berharap dalam waktu dekat Kementerian Dalam Negeri segera mengirimkan perangkat lunak komputer yang kedua.

Adapun ke-15 kelurahan yang belum menerima peralatan e-KTP itu adalah

1. Pekayon, Jakarta Timur

2. Cipayung, Jakarta Timur

3. Kebagusan, Jakarta Selatan

4. Rawa Barat, Jakarta Selatan

5. Jagakarsa, Jakarta Selatan

6. Srengseng Sawah, Jakarta Selatan

7. Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu

8. Pulau Harapan, Kepulauan Seribu

9. Senen, Jakarta Pusat

10. Bungur, Jakarta Pusat

11. Karet Tengsin, Jakarta Selatan

12. Kampung Rawa, Jakarta Pusat

13. Pluit, Jakarta Utara

14. Sungai Bambu, Jakarta Barat

15. Lagoa, Jakarta Utara

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau