Harga All-New Avanza (2012) Lebih Mahal dari Gen-I

Kompas.com - 23/09/2011, 09:34 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com – Belum ada jadwal pasti Toyota All-New Avanza  (juga diikuti oleh Daihatsu Xenia) diluncurkan. Informasi selentingan dari internal Toyota Astra Motor (TAM), diperkirakan tahun ini. Bahkan diperkirakan dua bulan ke depan (November).

Joko Trisnyoto, Direktur Pemasaran TAM, ketika ditanyakan tentang perkiraan peluncuran  Avanza Generasi ke-2 tersebut hanya menjawab, “Tergantung pada Daihatsu!”

Lantas tentang harga, menurut Joko naik. “Pasalnya All-New. Semuanya serba baru. Total change!” jelasnya. Namun Joko belum mau memperkirakan kenaikkan harga tersebut.

Saat ini harga Avanza paling murah Rp136,1 juta. Varian yang paling laris manis adalah tipe G bermesin 1.3 liter, dijual Rp151,550 juta. Berarti kemungkinan harga All-New Avanza untuk varian paling laris diperkirakan mendekati Rp160 juta. Avanza pun naik kelas. Sedangkan yang paling mahal adalah Avanza 1.5S transmisi otomatik Rp174,225 juta. Nah, kalau varian ini harganya naik, akan mendekati Kijang Innova bisnis bensin, Rp182 juta.

Joko Trisanyoto hanya menambahkan, harga model baru naik, dipastikan generasi sebelumnya juga akan naik. “Biasanya sih begitu!” ujar Joko yang sudah berbakti di TAM hampir 40 tahun.  

India, Thailand & Malaysia
Sampai hari ini Toyota dan Daihatsu berhasil menyimpan rapi gembok rahasia sosok model paling laris dan “most wanted” tersebut. Bahkan, para salesman dan salesgirl Toyota yang biasanya agresif menawarkan model baru sebelum diluncurkan, belum “bergerak” kendati mereka tahu, All-New Avanza diluncurkan tahun ini.

Ternyata tidak hanya di tanah air kehadiran All-New Avanza atau disebut saja Avanza 2012 ditunggu. Konsumen seperti di India, Thailand dan Malaysia juga menunggu. Ini bisa dilihat dari situs dan blog otomotif yang membicarakan jadwal kehadiran dan perkiraan sosok All-New Avanza.

Berbagai spekulasi, perkiraan dan kemungkinan muncul untuk menggambar sosok All-New Avanza.  Dikatakan, kapasitas mesin, baik 1.5 liter dan 1.3 liter (paling laris di Indonesia) diperkirakan tidak akan mengalami perubahan. Disebutkan akan ditambahkan dengan teknologi VVT-i (saat ini mesin Avanza 1.3 dan 1.5 liter sudah menggunakan teknologi VVT-i).

Model
Tema paling sensasi  dari kemunculan All-New Avanza adalah  perkiraan modelnya. Nah, karena Toyota juga memasarkan Avanza di India, bocoran di negeri ini lebih dahsyat. Karena itu fotonya banyak digunakan oleh media  on-line lain.

Disebutkan, bocoran gambar diperoleh ketika All-New Avanza dalam tahap rendering. Melihat gambarnya, para pemerhati langsung saja menilai, MPV kompak 7-penumpang ini lebih moderen futuristik, dinamis dan mewah. Lampu utama depan dirancang dengan bentuk trapesium. Gril mirip dengan Toyota Etios.

Ketika KOMPAS.com membandingkan gambar rendering yang dipublikasikan oleh media otomotif India, memperlihatkan sosok All-New Avanza tidak berbeda jauh dengan sosok si kembar Daihatsu-Toyota,  yang diluncurkan menjelang akhir 2009,  yaitu Boon Luminas dan Passo Sette.

Hanya ada perubahan pada bentuk lampu utama depan, gril , bumper depan, lampu kombinasi belakang dan bentuk quarter window (kaca samping paling belakang yang tidak bisa dibuka).

Dimensi Boon Luminas-Passo-Sette dengan Avanza-Xenia yang sekarang juga tidak berbeda jauh. Dapat dilihat pada tabel berikut (unit dalam mm).

 
Avanza-Xenia Boon Luminas-Passo Sette
Panjang 4.120 4.120
Lebar 1.630 1.695
Tinggi 1.695 1.620
Jarak sumbu roda 2.655 2.750

Boon Luminas-Passo Sette lebih lebar dan ceper! Perbedaan lain adalah sistem gerak. Boon Luminas dan Passo Sette, gerak roda depan, sedangkan Avanza -Xenia saat ini gerak roda belakang. Apakah Toyota dan Daihatsu beralih atau tetap mempertahankan konsep ini?

Ada informasi menarik dari Toyota Asia Pasifik yang berpusat di Singapura, konon Toyota melalui produk barunya – juga MPV - akan berusaha merebut pasar yang selama ini diambil oleh Nissan Grand Livina (di bawah Innova). Apa mungkin dengan menambah line-up Avanza? 

Sebagai tambahan, di India Toyota All-New Avanza sangat diharapkan untuk mengisi kekosongan antara Innova dengan Etios. Apalagi, Toyota berambisi memperbesar pangsa di negara tersebut, dengan pertumbuhan kedua tertinggi di Asia, setelah China.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau