NEW YORK, KOMPAS.com — Pesiden Palestina Mahmoud Abbas akan menyampaikan permintaan agar Palestina dapat menjadi anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Jumat (23/9/2011), pada sesi pertama akan tampil 15 kepala negara dan pemerintahan.
Wartawan Kompas Joice Tauris Santi melaporkan dari New York, Abbas dijadwalkan berbicara pada urutan ke-11. Perdana Menteri Israel juga berbicara pada forum yang sama, yakni pada urutan ke-14.
Isu tentang keanggotaan penuh Palestina ini menjadi salah satu isu utama dalam Sidang Majelis Umum PBB kali ini. Presiden AS Barack Obama sebelumnya mengatakan agar Israel dan Palestina menyelesaikan terlebih dahulu persoalan di antara mereka.
Sementara itu, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengusulkan agar PBB memberi status ”pengamat negara” dari ”pengamat entitas”, seperti yang disandang Palestina saat ini. Sarkozy juga menyatakan harus ada jadwal tertentu bagi penyelesaian masalah tersebut. Dalam satu tahun, menurut usulan Sarkozy, diharapkan sudah ada kesepakatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang