Vettel Start Terdepan dan Berpeluang Juara Dunia

Kompas.com - 24/09/2011, 22:17 WIB

MARINA BAY, KOMPAS.com - Sebastian vettel memberi sinyal kalau gelar juara dunia akan diraihnya di sirkuit Marina Bay, tempat berlangsungnya F1 Singapura, Minggu (25/9). Pebalap Red Bull Racing itu berhasil merebut posisi start terdepan dan ke-11 tahun ini setelah mengukir waktu tercepat 1 menit 44,318 detik.

Hebatnya, start besok, kedua mobil Red Bull berada di barisan paling depan. Mark Webber mendampingi rekannya, setelah ia berhasil memperbaiki waktunya menjadi 1:44,732 dan sekaligus menggeser Hamilton.

Dengan formasi ini, bukan tidak mungkin memuluskan Vettel untuk melejit ke depan saat start. Asalkan Webber tidak membuat kesalahan seperti yang pernah dilakukannya. Sampai salah, termasuk Vettel karena grogi, bukan tidak mungkin dilibas McLaren.

Karena, duo McLaren membayang di belakang Red Bull. Hamilton berada di belakang Webber yang dapat dengan mudah menyalip rekan Vettel sampai startnya telat. Dan mesin McLaren hari ini sangat baik, hanya Button sedikit mengeluhkan mobilnya.

 

Soal performa mesin, RB7 yang dikemudikan Vettel sangat hebat. Buktinya, mulai dari kualifikasi pertama sampai ketiga dikuasainya. Bahkan ia mampu mematahkan waktu tercepat McLaren yang dibuat oleh Hamilton dan Button.

 

Kualifikasi (Q) 1: Button mengeluh understeer

Tumben, McLaren, Ferrari dan Red Bull menit-menit awal sudah masuk lintasan. Hamilton tampil dengan keempat roda memakain ban kompon terkeras. Anehnya, pada menit 3, 21 mobil sudah berada di trek.

Vettel langsung menjadi tercepat setelah menghasilkan waktu 1:47,137. Tapi, tak sampai satu menit, Hamilton dengan McLaren MP4-26 melesat lebih cepat 0,123 detik.

Tampaknya McLaren menemukan performa mesinnya. Buktinya, rekan setim Hamilton, Button mampu mempertajam waktu hamilton yang 1:47,014 menjadi 1:46,993. Vettel seperti tidak rela waktunya dipatahkan dan balik terdepan dengan 1:46,397 bedrkat memakai ban kompon terkeras.

Masuk menit 10, mobil-mobil McLaren mengalami gangguan kecil. Button mengeluh understeer. Sementara Hamilton masuk pit karena melakukan kesalahan di tikungan 7 dan para mekanik sibuk mengerjakan mobil. Tampaknya, waktu terbaik vettel akan bertahan sampai akhir kualifikasi I.

 

Q2 : Kobayashi tabrakan

Bila di Q1 pebalap ada yang menggunakan ban kompon terkeras, suatu risiko bila dipakai lagi di sesi ini. Seperti Alonso mengandalkan karet bunder super lunak, termasuk Webber, Massa dan lainnya. Kecuali Button lebih memilih kompon l;unak dan langsung melejit dengan 1:45,72 detik, tapi selang beberapa puluh detik digeser oleh vettel menjadi 1:44,913.

Kualifikasi dihentikan 5 menit karena pebalap Jepang Kobayashi kehilangan kendali. Mobil Sauber yang dikemudikannya melibas kerb di chicane tikungan 10 dan meluncur menghajar dinding pembatas dan rusak berat.

Hamilton sedikit beruntung bisa masuk kualifikasi terakhir dan menduduki urutan ke delapan. Dalam upaya bisa menyodok ke depan mengandalkan ban kompon super lunak, roda depannya pecah.

Q3: Vettel hebat

Button ke luar paling pertama diikuti duo Ferrari dan rekan setim Button, Hamilton. Suasana di lintasan mirip balapan sesungguhnya, di mana McLaren dan Ferrari saling menempel.

Sama seperti babak sebelumnya, Button kembali tercepat setelah mengukir 1:44,928. Rekan setimnya, Hamilton mampu lebih cepat lagi 1:44,809. Namun, kehebatan duo McLaren itu dikalahkan oleh Vettel yang mencatat 1:44,318.

Usai menjalani 5 menit pertama, para pebalap masuk pit untuk ganti ban. Jika melihat dari dua kualifikasi sebelumnya, tampaknya posisi start terdepan bakal ditempati oleh Vettel.

Pada kesempatan terakhir ini, tim tidak memasangkan ban kompon super lunak pada mobil Hamilton, belajar dari pengalaman di Q2.

Hasil kualifikasi

Kualifikasi III


1. Sebastian Vettel                Red Bull-Renault               1m44.381s
2. Mark Webber                   Red Bull-Renault               1m44.732s + 0.351
3. Jenson Button                  McLaren-Mercedes            1m44.804s + 0.423
4. Lewis Hamilton                McLaren-Mercedes            1m44.809s + 0.428
5. Fernando Alonso             Ferrari                                1m44.874s + 0.493
6. Felipe Massa                   Ferrari                                1m45.800s + 1.419
7. Nico Rosberg                 Mercedes                            1m46.013s + 1.632
8. Michael Schumacher       Mercedes                            no time
9. Adrian Sutil                     Force India-Mercedes         no time
10. Paul di Resta                 Force India-Mercedes         no time


Q2

11. Sergio Perez                  Sauber-Ferrari                       1m47.616s + 2.685
12. Rubens Barrichello        Williams-Cosworth                1m48.082s + 3.151
13. Pastor Maldonado         Williams-Cosworth                1m48.270s + 3.339
14. Sebastien Buemi             Toro Rosso-Ferrari              1m48.634s + 3.703
15. Bruno Senna                   Renault                               1m48.662s + 3.731
16. Jaime Alguersuari            Toro Rosso-Ferrari             1m49.862s + 4.931
17. Kamui Kobayashi            Sauber-Ferrari                     No time
Q1

18. Vitaly Petrov                   Renault                               1m49.835s + 3.438
19. Heikki Kovalainen           Lotus-Renault                     1m50.948s + 4.551
20. Jarno Trulli                     Lotus-Renault                      1m51.012s + 4.615
21. Timo Glock                   Virgin-Cosworth                  1m52.154s + 5.757
22. Jerome D'Ambrosio       Virgin-Cosworth                  1m52.363s + 5.966
23. Daniel Ricciardo             HRT-Cosworth                   1m52.404s + 6.007
24. Tonio Liuzzi                   HRT-Cosworth                    1m52.810s + 6.413

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau