Dugaan pencucian uang

KTP Palsu Andhika Pemberian Malinda

Kompas.com - 26/09/2011, 17:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dakwaan pemalsuan identitas yang diarahkan kepada Andhika Gumilang dianggap tidak tepat oleh tim kuasa hukumnya. Dalam eksepsi yang dibacakan kuasa hukum di PN Jakarta Selatan, Senin (26/9/2011), disebutkan bahwa KTP atas nama Juan Ferrero yang dimilikiAndhika adalah pemberian Inong Malinda Dee, istri siri terdakwa.

"Kartu Tanda Penduduk No. NIK. 09.5307.18175.0126 atas nama Juan Ferrero dalam dakwaan ketiga diterima terdakwa dari Isterinya, Inong Malinda Dee," Devi H Waluyo, Ketua Tim Kuasa Hukum Andhika Gumilang dalam eksepsi atas dakwaan jaksa.

Dengan menggunakan KTP beridentitas palsu itulah Andhika membuka rekening BCA No 4361616086 atas nama Juan Ferrero. Ke rekening tersebut, Malinda Dee mengalirkan dana nasabah Citigold, Citibank cabang Landmark Kuningan, Jaksel. Dana tersebut, masing-masing sebesar Rp 235 juta dan Rp 96 juta.

Dengan demikian, kuasa hukum beranggapan Andhika tidak dapat dikenai pasal tentang keturutsertaan (deelneming). Pasalnya, Malinda Dee yang disebutkan berperan dalam semua dakwaan yang diarahkan pada Andhika, baik terkait aliran uang, pemberian mobil mewah, maupun kepemilikan KTP.

Saat diberi kesempatan oleh Ketua Majelis Hakim Yonisman, SH, JPU Zul Indra menyatakan akan menanggapi eksepsi tersebut dalam sidang berikut pada Senin, 3 September, pekan depan.

Dalam kasus ini, Andhika dijerat tiga dakwaan dari JPU yaitu terkait pencucian uang dan pemalsuan identitas. Dakwaan pertama adalah pelanggaran Pasal 6 ayat (1) huruf a, b, d, dan f UU No. 25 Tahun 2003 tentang Perubahan Atas UU No. 15 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, junto Pasal 65 ayat (1) KUHP. Selain dakwaan pertama di atas, ia pun didakwa dengan Pasal 5 ayat (1) UU No.8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 263 ayat (2) KUHP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau