JAKARTA, KOMPAS -
Kepastian peserta kompetisi 24 tim, berikut nama-nama klub mereka, diumumkan Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus dalam jumpa pers di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (27/9). ”Peserta tetap sama dengan keputusan yang disetujui (dalam rapat Komite Eksekutif),” katanya.
Seperti telah diumumkan sebelumnya, ke-24 klub peserta Liga Indonesia 2011/2012 meliputi 14 klub peserta Liga Super Indonesia, empat klub promosi dari Divisi Utama, dan enam klub tambahan yang ditunjuk dan diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif PSSI, pekan lalu.
Tidak dijelaskan bagaimana format promosi dan degradasi, serta belum jelas apakah ke-24 klub yang ditetapkan sebagai peserta kompetisi itu benar-benar telah memenuhi persyaratan dalam verifikasi.
”Lengkap atau tidak lengkapnya persyaratan mereka sudah tidak relevan (untuk ditanyakan). Keputusan ini telah disetujui dalam rapat Exco (Komite Eksekutif). Yang diumumkan ini sekadar menjalankan putusan Exco,” ujar Sihar.
PSSI semula menetapkan syarat dan kriteria sangat ketat yang dibuat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menyaring klub-klub peserta kompetisi level tertinggi lewat proses verifikasi. Namun, proses verifikasi itu hanya dilakukan atas dokumen klub, tanpa verifikasi lapangan.
Verifikasi lapangan akan dilakukan AFC, tetapi hal itu tidak untuk menentukan lolos-tidaknya klub ikut kompetisi tertinggi Liga Indonesia. Verifikasi AFC itu hanya untuk menentukan apakah klub Liga Indonesia bisa tampil di Liga Champions Asia (LCA) atau tidak.
”Pilihannya tinggal bisa tampil di ACL (Liga Champions Asia) atau tidak,” ujar Sihar. Jumpa pers digelar Sihar dengan agak terburu-buru. ”Akan ada 552 laga. Kompetisi akan berakhir sekitar pertengahan Oktober 2012. Akan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” lanjut Sihar. Ditanya soal kepastian awal kompetisi, ia menjawab
Di hari yang sama, tim nasional senior juga mengumumkan daftar skuad berisi 26 pemain yang disiapkan untuk menghadapi Qatar pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014 di Jakarta, 11 Oktober. Pelatih timnas senior Indonesia, Wim
Ferry secara terbuka pernah menyatakan menolak memperkuat tim ”Merah-Putih” selama timnas masih dilatih Rijsbergen. Pernyataan itu sebagai respons ucapan Rijsbergen yang dinilai menyalahkan pemain setelah Indonesia kalah 0-2 dari Bahrain, awal September lalu.
Situasi itu bagian dari kekisruhan antara pemain dan pelatih timnas senior yang sudah diselesaikan secara baik-baik dalam pertemuan pemain dan manajemen timnas di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (22/9).
Dari daftar 26 pemain timnas itu, Rijsbergen menambahkan beberapa pemain baru, seperti bek Arema Indonesia Purwaka Yudi Pratomo dan striker Persibo Bojonegoro Samsul Arif serta dua anggota tim U-23, yakni striker Arema Yongky Ari Wibowo dan pemain Persela Lamongan Zulham Malik Zamrun.
Untuk lini tengah, Rijsbergen malah mencoret Eka Ramdani, Okto Maniani, dan Arif Suyono. Timnas akan kembali berlatih Jumat (30/9) di Jakarta. Mereka dijadwalkan beruji coba melawan Arab Saudi di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Oktober mendatang. Indonesia berada di posisi juru kunci klasemen Grup E setelah kalah dua kali.