JAKARTA, KOMPAS.com — Operasi penertiban terhadap angkutan umum, khususnya angkutan kota (angkot), terus digelar. Hari ini, rencananya operasi yang sudah berlangsung lebih dari dua minggu itu akan digelar di Terminal Klender, Terminal Cililitan, dan Terminal Manggarai.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, operasi ini akan terus dilakukan sampai angkot benar-benar aman untuk dimanfaatkan oleh warga Jakarta. "Kami berharap pemilik angkot secara sukarela memperbaiki angkotnya. Kaca film yang lebih dari 30 persen kepekatannya dicopot, rem, bodi, semuanya diperbaiki. Surat-surat juga dilengkapi. Sopir juga dilihat kesehatan mentalnya," kata Pristono, Selasa (4/10/2011).
Setiap hari, dinas perhubungan menggelar razia di tiga terminal yang berbeda, dengan rata-rata angkot yang diperiksa 200 unit. Dengan demikian, diharapkan angkot yang terjaring merata di seluruh Jakarta.
Yang dirazia tidak hanya kepekatan kaca film di jendela angkot, tetapi juga kelaikan jalan, surat-surat kendaraan, dan izin mengemudi dari pengemudi. Razia ini berawal dari rasa khawatir warga Jakarta untuk naik angkot karena adanya dua kali peristiwa perkosaan di dalam angkot. Salah satu penyebab peristiwa ini tidak diketahui massa karena angkot memakai kaca film yang kepekatannya lebih dari 30 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang