Ketiga pasangan itu adalah Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, Wahidin Halim-Irna Narulita, dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki.
Ratu Atut Chosiyah saat ini adalah Gubernur Banten, sedangkan Wahidin Halim menjabat Wali Kota Tangerang. Rano Karno adalah Wakil Bupati Tangerang, sedangkan Jazuli Juwaini dan Irna Narulita adalah anggota DPR. Sementara Makmun Muzakki adalah anggota DPRD Banten.
”Mereka cuti pada hari-hari selama mereka berkampanye,” kata Kepala Bagian Hukum, Teknis, dan Hubungan Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Endang Suryadi ketika dihubungi, Selasa.
Asisten I Bidang Tata Praja Pemerintah Provinsi Banten Anwar Mas’ud mengatakan, selama Ratu Atut Chosiyah cuti untuk berkampanye, tugas sehari-hari dilaksanakan Wakil Gubernur Banten Mohamad Masduki.
”Bunyi surat dari Menteri Daalam Negeri seperti itu,” kata Anwar.
Sementara itu, Miftahuddin, Ketua Tim Pemenangan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki, mengatakan, pasangan tersebut juga sudah mengajukan izin cuti untuk berkampanye dalam ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2011.
Jazuli Juwaini yang saat ini menjabat anggota DPR mengajukan izin cuti ke Ketua DPR, sedangkan Makmun Muzakki yang merupakan anggota DPRD Banten mengajukan cuti ke Ketua DPRD Banten.
”Surat pengajuan izin cuti bagi keduanya sudah turun dan tembusannya kami kirimkan ke KPU,” kata Miftahuddin.
Sebelumnya, anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Banten Bidang Divisi Hukum dan Pelanggaran, Haer Bustomi, menuturkan, ada beberapa potensi pelanggaran yang kemungkinan terjadi saat tahapan kampanye Pilgub Banten pada 5-18 Oktober.
Potensi pelanggaran yang akan diawasi jajaran Panwaslu di semua tingkatan antara lain kampanye melebihi batas waktu yang ditentukan, kampanye di luar jadwal, praktik politik uang, dan potensi pelanggaran politik birokrasi, yakni pelibatan birokrasi dalam kampanye.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Tangerang Harry Mulya Zein mengatakan, secara administrasi, Wali Kota Tangerang Wahidin Halim sudah mengajukan cuti untuk mengikuti kampanye Pilkada Banten.
Cuti selama dua minggu juga diambil Wakil Bupati Tangerang Rano Karno. ”Selama kampanye, bapak (Rano Karno) pasti cuti. Selama itu tugas-tugas bapak diambil alih bupati dan sekretaris daerah,” kata Suti Karno, manajer Rano Karno.
”Tugas-tugas Pak Wali untuk sementara waktu, selama masa kampanye, diberikan kepada saya. Saya akan menjadi pelaksana tugas harian Wali Kota Tangerang. Sebagai pelaksana harian wali kota, tugasnya tidak ada bedanya dengan tupoksi wali kota,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Pemprov Banten mengklaim sejumlah keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan selama 11 tahun berdirinya provinsi tersebut. Namun, sejumlah kalangan menilai Banten belum terbebas dari belitan masalah, terutama pengangguran dan kemiskinan warganya.
”Dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, berbagai keberhasilan telah kami capai walaupun masih ada kekurangan,” kata Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah
Saat berlangsungnya paripurna tersebut, ratusan mahasiswa berunjuk rasa di depan kantor Gubernur Banten. Mereka menilai, di Banten masih banyak pengangguran, kemiskinan, balita gizi buruk, hingga mengguritanya praktik korupsi di Banten.