Pemberantasan terorisme

Presiden Minta TNI Bersinergi dengan Polri

Kompas.com - 05/10/2011, 14:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono agar TNI bersinergi dengan Polri dalam melakukan pemberantasan terorisme. Presiden mengatakan, akhir-akhir ini Indonesia kembali menghadapi sejumlah gangguan keamanan dalam negeri dan juga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini berupa aksi-aksi kelompok teroris, benturan fisik antarmasyarakat atau kekerasan horizontal, ataupun kegiatan kelompok kecil separatis yang masih melaksanakan aksi-aksinya di tanah Papua.

Presiden mengatakan, aksi teroris, benturan di masyarakat, dan gerakan bersenjata kaum separatis tentu harus dicegah dan dihentikan.

"TNI dengan tugas dan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang harus mendukung Polri untuk menanggulangi aksi-aksi terorisme ini. Aktifkan peran Komando Teritorial TNI dalam menjaga kondisi keamanan di daerah-daerah," kata Presiden ketika memberikan kata sambutan pada Hari Ulang Tahun Ke-66 Tentara Nasional Indonesia di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (5/10/2011).

Pada kesempatan itu, Presiden juga menginstruksikan agar aparat keamanan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan yang efektif. Presiden meminta agar tindakan teroris tidak mudah terjadi.

Intelijen juga diminta dapat melakukan deteksi dini sehingga aksi-aksi kelompok teroris dapat dicegah dan digagalkan.

"Ingin saya tegaskan sekali lagi bahwa negara tidak boleh kalah dan harus menang melawan terorisme," kata Presiden.

Presiden mengatakan, penegak hukum harus memastikan bahwa hukum di negeri ini tetap berdiri tegak. Aparat keamanan dan penegak hukum harus mampu melindungi dan mengayomi rakyat. Tidak boleh ada sekelompok orang atau sekelompok massa yang dibiarkan mengancam kedaulatan dan keselamatan negara.

"Tidak boleh pula kita membiarkan rakyat tidak berdosa menjadi korban ancaman terorisme," kata Presiden.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau