JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono agar TNI bersinergi dengan Polri dalam melakukan pemberantasan terorisme. Presiden mengatakan, akhir-akhir ini Indonesia kembali menghadapi sejumlah gangguan keamanan dalam negeri dan juga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini berupa aksi-aksi kelompok teroris, benturan fisik antarmasyarakat atau kekerasan horizontal, ataupun kegiatan kelompok kecil separatis yang masih melaksanakan aksi-aksinya di tanah Papua.
Presiden mengatakan, aksi teroris, benturan di masyarakat, dan gerakan bersenjata kaum separatis tentu harus dicegah dan dihentikan.
"TNI dengan tugas dan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang harus mendukung Polri untuk menanggulangi aksi-aksi terorisme ini. Aktifkan peran Komando Teritorial TNI dalam menjaga kondisi keamanan di daerah-daerah," kata Presiden ketika memberikan kata sambutan pada Hari Ulang Tahun Ke-66 Tentara Nasional Indonesia di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (5/10/2011).
Pada kesempatan itu, Presiden juga menginstruksikan agar aparat keamanan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan yang efektif. Presiden meminta agar tindakan teroris tidak mudah terjadi.
Intelijen juga diminta dapat melakukan deteksi dini sehingga aksi-aksi kelompok teroris dapat dicegah dan digagalkan.
"Ingin saya tegaskan sekali lagi bahwa negara tidak boleh kalah dan harus menang melawan terorisme," kata Presiden.
Presiden mengatakan, penegak hukum harus memastikan bahwa hukum di negeri ini tetap berdiri tegak. Aparat keamanan dan penegak hukum harus mampu melindungi dan mengayomi rakyat. Tidak boleh ada sekelompok orang atau sekelompok massa yang dibiarkan mengancam kedaulatan dan keselamatan negara.
"Tidak boleh pula kita membiarkan rakyat tidak berdosa menjadi korban ancaman terorisme," kata Presiden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang